Memasangkan kakak dan adik dalam aktivitas sehari-hari dapat mengajarkan tanggung jawab, kerja sama, serta mempererat hubungan antaranggota keluarga.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Buddy system merupakan cara sederhana tetapi efektif untuk meningkatkan keamanan, melatih kerja sama, dan mempererat hubungan keluarga. Baik saat berada di rumah, sekolah, maupun bepergian, memiliki teman pendamping dapat membuat anak merasa lebih aman sekaligus belajar bertanggung jawab.
Orang tua bisa menerapkan sistem ini dengan memasangkan kakak dan adik atau menentukan teman pendamping untuk aktivitas tertentu. Melalui kebiasaan tersebut, anak dapat belajar berbagai keterampilan penting, seperti tanggung jawab, kerja sama, dan kemampuan memecahkan masalah.
Selain memberikan manfaat emosional, buddy system juga dapat membantu meningkatkan keamanan anak, terutama ketika berada di lingkungan yang belum familiar atau menghadapi situasi sulit. Anak akan merasa memiliki seseorang yang bisa diandalkan.
Dikutip TribunNewsmaker.com dari Justdial.com pada Rabu 4 November 2026, apa saja manfaat buddy system dan bagaimana cara menerapkannya dalam keluarga? Simak penjelasannya berikut ini.
Cara Kerja Buddy System untuk Anak
Libatkan anak yang lebih besar dengan memberinya tugas-tugas kecil untuk membantu adiknya. Pendampingan ini tetap perlu berada dalam pengawasan orang tua, sehingga anak yang lebih besar tidak dibebani tanggung jawab berlebihan.
Beberapa tugas sederhana yang bisa diberikan kepada kakak antara lain:
Perlu diingat, tugas tersebut tidak boleh menjadi beban bagi anak atau menggantikan tanggung jawab orang tua. Namun, bantuan kecil dari kakak tetap layak dihargai dan diapresiasi.
1. Meringankan Kesibukan Orang Tua
Bantuan sederhana dari anak yang lebih besar dapat memberikan sedikit waktu luang bagi orang tua. Misalnya, kakak bisa membantu membuang popok bekas atau menemani adik bermain sebentar.
Dengan adanya buddy system, orang tua dapat lebih leluasa menyelesaikan pekerjaan rumah maupun tanggung jawab lainnya. Rutinitas keluarga pun bisa terasa lebih ringan dan teratur.
Meski begitu, orang tua tetap harus memastikan adik berada dalam kondisi aman dan tidak menyerahkan seluruh pengasuhan kepada kakak.
2. Melatih Rasa Tanggung Jawab Anak yang Lebih Besar
Memberikan kepercayaan kepada anak yang lebih besar untuk membantu adiknya dapat meningkatkan rasa percaya diri. Mereka akan merasa dihargai karena dianggap mampu melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi keluarga.
Selain itu, pemberian tugas sederhana juga mengajarkan anak untuk bertanggung jawab terhadap hal yang dipercayakan kepadanya.
Ketika kakak berhasil menjalankan tugasnya, berikan apresiasi agar ia semakin termotivasi. Namun, pastikan tanggung jawab yang diberikan tetap sesuai dengan usia dan kemampuannya.
3. Mengajarkan Adik untuk Menghargai dan Bekerja Sama
Buddy system untuk kakak dan adik juga membantu anak yang lebih kecil mempelajari keterampilan sosial.
Melalui interaksi sehari-hari, adik dapat belajar meminta bantuan dengan sopan dan mendengarkan arahan dari kakaknya. Mereka juga mulai memahami pentingnya menghargai orang lain serta bekerja sama.
Kebiasaan ini membantu anak memahami bahwa orang lain perlu diperlakukan dengan baik, sebagaimana mereka ingin diperlakukan.
4. Mempererat Hubungan Kakak dan Adik
Menghabiskan waktu bersama melalui berbagai aktivitas dapat membuat hubungan kakak dan adik semakin dekat.
Anak yang lebih kecil akan belajar mempercayai kakaknya, sementara kakak memiliki kesempatan untuk menunjukkan perhatian dan kasih sayang kepada adiknya.
Kebersamaan tersebut dapat menumbuhkan rasa percaya, persahabatan, dan dukungan satu sama lain. Jika dibangun sejak kecil, hubungan positif ini berpotensi terus terjaga hingga mereka dewasa.
Baca juga: Dua Kakak-Adik di Punggol Jual Minuman Jelly, Hasilnya untuk Amal
Menerapkan buddy system dalam keluarga dapat menciptakan lingkungan yang lebih suportif dan penuh kerja sama. Anak belajar saling menjaga sekaligus mengembangkan rasa tanggung jawab dan kepercayaan.
Manfaatnya tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga mencakup hubungan saudara yang lebih erat serta kemampuan memecahkan masalah. Dengan membiasakan kakak dan adik bekerja sama, orang tua dapat membantu membangun hubungan keluarga yang lebih harmonis.
Mulailah dari hal sederhana, seperti memasangkan kakak dan adik untuk melakukan aktivitas tertentu atau memberikan tugas kecil yang bisa dikerjakan bersama. Tetap dampingi mereka sesuai kebutuhan agar kebiasaan ini menjadi pengalaman positif bagi keduanya. ( TribunNewsmaker.com - Luthfiah Shafa Afifah )
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.