AMBON (ANTARA) - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla mengajak para lulusan Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui kegiatan wirausaha dan pemanfaatan potensi ekonomi daerah.
Jusuf Kalla (JK) di Ambon, Senin mengatakan tantangan dunia kerja saat ini semakin kompleks, sehingga lulusan perguruan tinggi khususnya Unpatti dituntut memiliki kreativitas, jiwa kewirausahaan, serta keberanian untuk membuka peluang usaha secara mandiri.
"Alumni itu ada dua hal, mencari pekerjaan dan membuat pekerjaan. Mereka bisa bekerja, tetapi juga harus mampu menciptakan pekerjaan, menjadi pengusaha dari skala kecil hingga besar. Kalau hanya mencari pekerjaan, dewasa ini tidak terlalu mudah," kata JK usai memberikan orasi ilmiah pada Wisuda Sarjana Universitas Pattimura Periode Oktober 2026 di Ambon.
Berkaitan dengan hal itu dirinya menegaskan Maluku memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah untuk dikembangkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi sekaligus penyedia lapangan kerja baru bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Sejumlah sektor unggulan yang perlu dioptimalkan antara lain perkebunan rempah-rempah, kelautan dan perikanan, pertambangan, hingga energi.
"Rempah-rempah seperti cengkih tetap dibutuhkan orang, tetapi bagaimana kita merehabilitasi dan mengembangkannya. Kelautan kita begitu luas, maka harus kembali ke laut. Bagaimana perikanan, pertambangan, dan energi, semua itu harus dipahami," ujar JK.
Ia juga menekankan generasi muda Maluku, terutama lulusan sarjana, wajib mengambil peran aktif dalam mengelola potensi ekonomi daerah agar tidak sebatas menjadi penonton di tengah derasnya arus investasi dan pengelolaan sumber daya alam.
Ia juga mendorong alumni Unpatti untuk merintis usaha mandiri, baik di sektor perkebunan maupun inovasi ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Langkah tersebut menjadi kontribusi nyata lulusan perguruan tinggi dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Bukan hanya mendapat pekerjaan, tetapi membuat pekerjaan. Bisa berusaha kecil, bisa berkebun, dan bisa mengembangkan kreativitas," tuturnya.