TRIBUNWOW.COM - Viral video sopir truk towing yang memprotes petugas karena diminta menggunakan dua kartu uang elektronik saat hendak masuk Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Jawa Barat, menjadi sorotan di media sosial.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @jogotowing_081227441441 dan memperlihatkan protes sopir di Gerbang Tol Sumberjaya.

Dalam video itu, sopir truk towing tidak terima ketika diminta melakukan tap menggunakan dua kartu tol, satu kartu digunakan untuk truk derek, sedangkan kartu lainnya untuk mobil yang sedang diangkut.

Baca juga: Viral Video Pelajar Karawang Dibegal Pria Bercelurit saat Berteduh dari Hujan, Motor Dibawa Kabur

Sopir tersebut kemudian memilih putar balik dan tidak melanjutkan perjalanan melalui Tol Cipali.

Dilansir oleh Kompas.com, Direktur Operasional Tol Cipali, Novianto Dwi Wibowo, membenarkan bahwa kejadian tersebut berlangsung di ruas tol yang dikelola perusahaannya.

“Menanggapi unggahan di media sosial terkait penerapan mekanisme transaksi bagi armada towing di Gerbang Tol Sumberjaya, kami selaku pengelola Ruas Tol Cipali menyampaikan bahwa benar kejadian tersebut berada pada ruas tol yang kami kelola,” ujar Novianto saat dihubungi Kompas.com.

Baca juga: Viral Dokter di Gowa Dilamar Anak Pengusaha Ekspor Telur Ikan, Uang Panai Rp 2 M hingga Hadiah Lexus

Pengelola Temukan Ketidaksesuaian Transaksi

Novianto menjelaskan, pihaknya menemukan adanya ketidaksesuaian dalam proses identifikasi transaksi yang dilakukan petugas gerbang tol.

Kondisi tersebut membuat pengguna jalan memilih tidak melanjutkan perjalanan melalui Tol Cipali.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan serta waktu perjalanan yang terganggu akibat kejadian ini. Adapun kami sampaikan, transaksi yang berlaku di ruas tol kami untuk kendaraan towing, diberlakukan sesuai dengan golongan kendaraan tersebut, tanpa mengenakan tarif pada kendaraan yang diangkut,” kata Novianto.

Ia menegaskan bahwa transaksi kendaraan towing di Tol Cipali mengikuti golongan kendaraan truk derek yang digunakan.

Dengan demikian, mobil yang diangkut tidak dikenai tarif tol secara terpisah.

Penjelasan tersebut sekaligus menjadi klarifikasi atas persoalan pembayaran yang diprotes sopir truk towing dalam video viral tersebut.

Pengelola Tol Cipali menyatakan akan menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jalan.

Novianto juga menyampaikan apresiasi atas masukan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial.

“Kami terus mendengar dan menyampaikan terima kasih atas masukan yang disampaikan. Hal ini akan kami jadikan sebagai evaluasi dalam peningkatan layanan tol kami ke depannya,” ujarnya.

(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Ayesha Safwa Chacyrra)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.