Cara membuat pompom benang wol menjadi gantungan kunci unik, bisa jadi hiasan tas atau ide jualan. 

TRIBUNTRENDS.COM - Ingin membuat aksesori lucu dengan bahan sederhana? Anda bisa mencoba membuat gantungan kunci pompom dari benang wol. Kerajinan ini memiliki bentuk bulat berbulu yang menarik dan dapat dikreasikan menggunakan berbagai pilihan warna sesuai selera, dikutip TribunTrends.com dari akun YouTube @Aneka Tutorial Keren. 

Selain cocok digunakan sebagai hiasan kunci, gantungan pompom juga bisa dijadikan aksesori tas, hadiah untuk teman, atau produk kerajinan yang berpotensi dijual. Cara membuatnya pun cukup mudah karena tidak membutuhkan alat yang rumit.

Bahan utamanya hanya benang wol, potongan kardus, gunting, dan cincin gantungan kunci. Jika ingin tampil lebih menarik, Anda juga bisa menambahkan manik-manik atau aksesori kecil lainnya.

Bagaimana cara membuat gantungan kunci pompom dari benang wol agar hasilnya bulat dan rapi? Simak cara lengkap berikut ini.

Alat dan Bahan untuk Membuat Gantungan Kunci PompomSebelum mulai membuat kerajinan, siapkan beberapa alat dan bahan berikut:

  • Benang wol dengan warna sesuai selera.
  • Potongan kardus atau karton dengan lebar sekitar 4 cm.
  • Gunting untuk memotong dan merapikan benang.
  • Jarum jahit untuk membantu proses perakitan.
  • Benang tambahan untuk mengikat bagian tengah pompom.
  • Cincin gantungan kunci atau keychain ring.
  • Manik-manik atau aksesori tambahan jika diinginkan.
  • Anda bisa menggunakan satu warna benang untuk menghasilkan pompom sederhana. Jika ingin tampilan yang lebih ceria, kombinasikan dua atau tiga warna benang wol saat proses pelilitan.

Pastikan gunting cukup tajam agar benang mudah dipotong dan hasil akhirnya lebih rapi.

Cara Membuat Gantungan Kunci Pompom dari Benang Wol

1. Siapkan potongan kardus sebagai cetakan

Langkah pertama adalah menyiapkan potongan kardus atau karton dengan lebar sekitar 4 cm. Potongan ini berfungsi sebagai cetakan sementara untuk membentuk ukuran pompom.

Gunakan kardus yang cukup kuat agar tidak mudah terlipat ketika dililit benang. Bentuknya tidak harus sempurna, asalkan cukup kokoh untuk menahan lilitan.

Ukuran kardus dapat disesuaikan dengan besar pompom yang ingin dibuat. Semakin lebar cetakan, semakin besar pula kemungkinan ukuran pompom yang dihasilkan.

2. Lilitkan benang wol pada kardus

Ambil benang wol, kemudian lilitkan secara berulang mengelilingi potongan kardus.

Lakukan pelilitan hingga benang terkumpul cukup tebal. Semakin banyak lilitan, semakin padat dan mengembang pompom yang dihasilkan.

Namun, hindari melilit terlalu longgar karena benang bisa bergeser ketika dilepaskan dari cetakan. Usahakan lilitan tersusun cukup rapat dan merata.

Jika ingin membuat pompom warna-warni, Anda dapat mengganti warna benang di tengah proses pelilitan sesuai pola yang diinginkan.

3. Ikat bagian tengah lilitan benang

Setelah jumlah lilitan dirasa cukup, potong seutas benang tambahan untuk mengikat bagian tengahnya.

Selipkan benang tersebut di antara lilitan dan ikat dengan kuat. Pastikan ikatan berada tepat di bagian tengah agar kedua sisi pompom memiliki ukuran yang seimbang.

Langkah ini sangat penting karena ikatan berfungsi menahan seluruh lilitan supaya tidak terurai saat dipotong.

Setelah ikatan kencang, lepaskan lilitan benang secara perlahan dari potongan kardus sambil tetap menjaga posisi ikatannya.

4. Gunting bagian pinggir lilitan

Selanjutnya, gunting bagian pinggir lilitan yang masih membentuk lingkaran atau lipatan benang.

Potong secara hati-hati hingga seluruh ujung benang terlepas dan membentuk kumpulan serat yang mengembang. Pegang bagian tengah yang sudah diikat agar benang tidak berantakan.

Setelah selesai, Anda akan mendapatkan bentuk awal pompom yang masih memiliki beberapa ujung benang tidak rata.

5. Rapikan pompom hingga berbentuk bulat

Agar hasilnya terlihat lebih cantik, rapikan bagian luar pompom menggunakan gunting.

Potong ujung benang yang terlalu panjang sedikit demi sedikit sambil memutar pompom. Lakukan secara merata pada seluruh bagian hingga terbentuk bulatan yang padat.

Jangan langsung memotong terlalu banyak karena benang yang sudah terpotong tidak bisa dikembalikan seperti semula.

Jika ingin pompom terlihat lebih tebal, pastikan jumlah lilitan pada tahap awal cukup banyak. Setelah dirapikan, sisihkan pompom dan lanjutkan ke tahap pemasangan gantungan.

6. Pasang manik-manik atau aksesori tambahan

Untuk membuat gantungan kunci lebih menarik, Anda bisa menambahkan manik-manik, pita kecil, atau aksesori lain sesuai selera.

Gunakan jarum dan benang untuk merangkai manik-manik jika diperlukan. Pilih warna aksesori yang serasi dengan benang wol agar hasil akhirnya terlihat lebih harmonis.

Tahap ini bersifat opsional. Tanpa tambahan aksesori pun, pompom sudah bisa digunakan sebagai hiasan gantungan kunci.

Baca juga: Sulap Kardus Bekas Jadi Celengan Cantik, Ide Kerajinan Kreatif di Rumah

(TribunTrends.com | Amalia Rizqi Artha Muna) 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.