Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Turnamen El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXV yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Flores Timur pada 14 November 2026 dipastikan ditunda hingga Maret 2027.

Keputusan penundaan turnamen sepak bola paling bergengsi di NTT tersebut diambil oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) NTT setelah berkoordinasi dengan PSSI Pusat terkait perubahan regulasi Liga 4 musim kompetisi 2026/2027.

Penundaan ini menjadi perhatian tersendiri bagi pemerintah daerah, panitia pelaksana, klub peserta, dan para pencinta sepak bola di NTT yang telah menantikan bergulirnya kompetisi tersebut.

Kepastian penundaan itu tertuang dalam surat PSSI NTT tertanggal 22 Oktober 2026 yang ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua PSSI NTT, Cristian Mboeik.

 

Baca juga: ETMC XXXV Flores Timur 2026 Fokus di Dua Venue, Panitia Siapkan Opsi Laga Malam Hari

 

 

Dalam surat tersebut, PSSI NTT menjelaskan, keputusan itu merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi bersama PSSI Pusat mengenai pelaksanaan Piala Gubernur Liga 4 ETMC XXXV pada 20 Oktober 2026.

Salah satu pertimbangan utama penundaan adalah adanya perubahan regulasi Liga 4 yang sedang disiapkan PSSI Pusat untuk musim kompetisi 2026/2027.

Regulasi baru tersebut nantinya menjadi acuan penting dalam penyelenggaraan kompetisi, termasuk pelaksanaan ETMC XXXV yang telah ditetapkan berlangsung di Kabupaten Flores Timur.

Menanggapi penundaan tersebut, Ketua Panitia Pelaksana ETMC XXXV Flores Timur, Laurensius Yitno Wada kepada TribunFlores.com, Senin (26/10/2026) secara tegas menolak penundaan pelaksanaan turnamen sepakbola paling bergengsi di Nusa Tenggara Timur tersebut.

"Kami mengambil sikap penolakan penundaan itu karena sejauh kita sudah merencanakan kemudian mempersiapkan diri sebagai tuan rumah itu sudah berjalan kurang lebih empat bulan, lalu penundaan itu juga tiga Minggu menjelang kick off jadi rasa-rasanya tidak cukup fair," kata Yitno Woda.

Menurut Yitno, alasan PSSI NTT menunda jadwal pelaksanaan ETMC XXXV tidak cukup kuat dan tidak meyakinkan.

"Katanya ada perubahan regulasi, nah setelah berkomunikasi lebih lanjut dengan PSSI NTT kira-kira regulasi macam apa ternyata mereka tidak mampu memperlihatkan dokumen resmi soal regulasi itu karena regulasi itu juga baru sebatas rencana, kalau baru sebatas rencana, tidak bisa PSSI NTT menggunakan itu sebagai rujukan pelaksanaan yang sudah kita persiapkan selama empat bulan ini," jelasnya.

Dikatakan Yitno, meski ada kabar penundaan, pihaknya terus mematangkan berbagi persiapan mulai dari venue hingga persiapan teknis lainnya.

Bahkan, Yitno menyebut kemasan opening ceremony sudah dipersiapkan lebih meriah dari gelaran ETMC tahun-tahun sebelumnya.

"Bahkan kemarin di tanggal 21 Oktober itu kita sudah geladi perdana untuk acara pembukaan itu yang melibatkan 500 lebih pelajar SMA, persiapan lain juga terus dilakukan," pungkasnya. (bet)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.