TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini lirik dan terjemahan lagu berjudul "Do The Math" yang dinyanyikan Dove Cameron, penyanyi asal Washington, Amerika Serikat.
Selain dikenal sebagai penyanyi, Dove juga dikenal sebagai aktris lewat serial Disney Channel Liv and Maddie dan film Descendants.
Lagu ini bercerita tentang seseorang yang menyadari bahwa mantan pasangannya selalu menyalahkan perempuan-perempuan yang dulu pernah menjalin hubungan dengannya.
Masalah yang sama terus berulang dalam setiap hubungan.
Lagu ini menyiratkan agar seseorang itu mengevaluasi diri.
Intinya, lagu ini merupakan sindiran tajam kepada mantan yang selalu menyalahkan orang lain, padahal menurut si penyanyi, dirinya sendiri adalah sumber masalah yang terus berulang.
Simak terjemahan dan nyanyikan lirik lagu "Do The Math" oleh Dove Cameron.
Baca juga: Terjemahan Lirik Lagu You Raise Me Up - Josh Groban: You Raise Me Up to More than I Can Be
(Verse 1)
i was just thinking
Aku baru saja berpikir
that isn’t it funny
Bukankah lucu
how all of your exes
bagaimana semua mantanmu
happen to be crazy
ternyata dianggap gila
if you get the same end
jika kamu selalu mendapatkan akhir yang sama
to every story
dalam setiap hubungan
i might consider that
aku mungkin akan berpikir
maybe the problem is you
mungkin masalahnya ada padamu
(Pre-Chorus)
we both loved someone
Kita berdua pernah mencintai seseorang
it was you
Orang itu adalah kamu
one big disaster takes two
bencana besar dalam hubungan melibatkan dua orang
sooner or later
cepat atau lambat
you’ll see the one common denominator
kamu akan melihat satu kesamaan yang selalu ada
(Chorus)
do the math
Coba hitung dan pikirkan baik-baik
it’s you, it’s always been you
Itu kamu, sejak awal memang kamu
and your daddy issues
dan masalahmu dengan sosok ayahmu
that’s a fact
Itu kenyataannya
it’s true
Itu benar
the constant is you
Satu hal yang selalu sama adalah kamu
and that’s math i can do
Dan hitungan seperti itu bisa kupahami
when every girl says the same exact shit
ketika setiap perempuan mengatakan hal yang persis sama
and you call them crazy
dan kamu menyebut mereka gila
i don’t think that’s it
menurutku bukan itu masalahnya
do the math
Coba hitung dan pikirkan baik-baik
it’s you, it’s always been you
Itu kamu, sejak awal memang kamu
and that’s math i can do
Dan hitungan seperti itu bisa kupahami
(Verse 2)
i was just thinking
Aku baru saja berpikir
that isn’t it silly
bukankah ironis
how i really loved you
bahwa aku benar-benar mencintaimu
and you were just “healing”
sementara kamu hanya sedang berusaha memulihkan diri
now you’ve got someone
Sekarang kamu sudah memiliki seseorang
who’s healing you from me
yang membantumu pulih dari hubunganmu denganku
she really loves you
Dia benar-benar mencintaimu
and you call it “easy”
dan kamu menyebut hubungan itu “mudah”
(Verse 3)
you can’t be alone
Kamu tidak bisa sendirian
you’ve got 2 fucking phones
kamu punya dua ponsel
and a million excuses
dan sejuta alasan
why you’re never home
mengapa kamu tidak pernah berada di rumah
what’s the confusion
Apa yang membuatmu bingung?
yeah, you’re in delusion
Ya, kamu hidup dalam khayalanmu sendiri
from my point of view
Dari sudut pandangku
there’s only one conclusion
hanya ada satu kesimpulan
Kembali (Chorus)
(Tribunnews.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.