TRIBUNNEWS.COM - Liverpool menghadirkan malam dramatis di Liga Champions setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menaklukkan Villarreal dengan skor 4-3 di Anfield, Rabu (21/10/2026) dini hari WIB.
Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, menilai pertandingan tersebut memberikan pelajaran penting bagi timnya meski pada akhirnya mampu mempertahankan catatan sempurna mereka di Liga Champions.
The Reds sempat berada dalam situasi sulit setelah Georges Mikautadze dan Sergi Cardona membawa Villarreal unggul 2-0 ketika pertandingan baru berjalan 29 menit.
Namun, Liverpool perlahan menemukan momentum melalui Alexis Mac Allister dan Ronald Araujo yang menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Mac Allister kemudian mencetak gol keduanya selepas jeda untuk menyempurnakan kebangkitan Liverpool, sebelum Florian Wirtz ikut mencatatkan namanya di papan skor.
Villarreal masih memberikan perlawanan melalui gol Tani Oluwaseyi pada pengujung pertandingan, tetapi Liverpool mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang.
Iraola mengakui banyak hal terjadi sepanjang pertandingan karena Villarreal sempat tampil lebih baik pada babak pertama.
Baca juga: Hasil Liverpool vs Villarreal: Skor Ketat 4-3, Rio Ngumoha Aktor The Reds Amankan Poin Sempurna
"Banyak hal terjadi hari ini, mereka jauh lebih baik daripada kami pada babak pertama dan kami jauh lebih baik pada babak kedua," kata Iraola kepada Amazon Prime melalui UEFA Champions League.
"Anda tidak boleh lengah ketika menghadapi lawan yang sangat bagus, dan saya menghargai kemenangan ini," lanjutnya
Iraola melakukan enam perubahan dari susunan pemain yang sebelumnya mengalahkan Brentford dengan sembilan pemain, tetapi Liverpool justru dikejutkan Villarreal pada menit keempat.
Kesalahan sundulan Virgil van Dijk ketika coba mengembalikan bola kepada Alisson Becker dimanfaatkan Mikautadze untuk mencetak gol.
Rio Ngumoha kemudian menjadi salah satu pemain yang menghidupkan upaya Liverpool untuk bangkit.
Khususnya lewat pergerakannya dari sisi kanan, namun Villarreal menggandakan keunggulan menjelang setengah jam pertandingan.
Umpan Nathan Saliba membelah pertahanan Liverpool dan memberikan ruang kepada Cardona untuk berlari sebelum menaklukkan Alisson dengan tembakan ke sudut kiri bawah.
Liverpool merespons melalui Mac Allister yang menanduk sepak pojok melengkung Kostas Tsimikas untuk memperkecil ketertinggalan.
Kebangkitan tuan rumah semakin terasa menjelang turun minum ketika umpan berbahaya Ngumoha ke kotak penalti diselesaikan Araujo dengan sundulan di tiang jauh untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Kebangkitan Liverpool akhirnya lengkap tidak lama setelah pertandingan melewati satu jam ketika Ngumoha kembali menjadi andalan.
Pemain berusia 18 tahun tersebut mengirim umpan silang akurat kepada Mac Allister yang menyelesaikannya menjadi gol keduanya sekaligus membawa Liverpool berbalik unggul 3-2.
Performa Ngumoha mendapatkan perhatian khusus dari Iraola karena pemain muda Liverpool tersebut dinilai terus berkembang.
"Saya sangat senang dengan Rio, dia berusaha meningkatkan semua hal yang kami coba koreksi dan sekarang jauh lebih sering bermain di sisi kanan serta mampu beradaptasi dengan baik," ujar Iraola.
"Dia berkembang menjadi pemain yang lebih komplet, dan dia masih berusia 18 tahun," tambahnya.
Kemenangan tersebut sekaligus membuat Liverpool memenangi 6 pertandingan terakhir mereka di kompetisi UEFA melawan klub Spanyol, termasuk lima kemenangan beruntun di Anfield.
(Tribunnews.com/Niken)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.