Jakarta -
Tim SAR gabungan mengevakuasi satu keluarga yang terjebak karhutla di pondok saat 305 rumah di Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Bangka Selatan (Basel), Kepulauan Bangka Belitung. Satu keluarga itu terdiri dari ibu dan anaknya.
"Di tengah penyisiran malam hari, tim SAR berhasil menemukan satu keluarga bersama anak-anak yang masih bertahan di dalam sebuah pondok di area dusun tersebut," jelas Kepala Basarnas Babel Mikel Rachman Junika dilansir detikSumbangsel, Senin (12/10/2026).
"Mereka berada dalam kondisi terisolasi dengan kepungan asap pekat sisa kebakaran hebat. Petugas segera mengamankan serta mengevakuasi keluarga tersebut menuju titik pengungsian yang lebih aman," sambungnya.
Peristiwa itu bermula saat Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang menerima permintaan bantuan evakuasi terhadap warga yang diduga masih berada di sekitar area puing-puing bangunan, Sabtu (10/10) malam.
"Setelah menerima permintaan bantuan evakuasi dari Damkar Bangka Selatan, kami segera mengerahkan tim rescue dari unit siaga SAR Toboali untuk menyisir area terdampak," terangnya.
Berdasarkan laporan dari pihak damkar Bangka Selatan kebakaran itu bermula adanya api yang merambat dari kebakaran lahan gambut tak jauh dari pemukiman warga setempat.
"Peristiwa tersebut berawal ketika api dari hutan menjalar ke salah satu rumah warga di Dusun Serdang. Angin yang bertiup kencang membuat si jago merah menyebar dengan cepat dan melahap deretan bangunan satu per satu. Warga yang kewalahan mengendalikan api segera menghubungi tim gabungan untuk meminta pertolongan," tambahnya.
Baca selengkapnya di sini.