TRIBUNNEWS.COM - Mencoba treatment kecantikan untuk pertama kalinya bisa menjadi langkah baru bagi seseorang yang ingin merawat kulit agar terlihat lebih sehat. 

Namun, sebelum memutuskan menjalani prosedur di klinik kecantikan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar perawatan tidak dilakukan secara terburu-buru. 

Pemula perlu memahami bahwa mendapatkan kulit yang terawat bukan hanya tentang memilih treatment yang sedang populer, tetapi juga mempersiapkan kondisi kulit sebelum menjalani tindakan.

Lantas, apa yang sebaiknya menjadi prioritas bagi seseorang yang baru pertama kali ingin mencoba treatment kecantikan? 

Apakah bisa langsung menjalani prosedur seperti laser atau chemical peeling, atau sebaiknya memulai dengan perawatan dasar terlebih dahulu? 

Persiapan ini penting karena setiap prosedur memiliki karakteristik berbeda dan kondisi kulit seseorang belum tentu siap untuk menjalani tindakan tertentu.

Dokter Estetika di Hayyu Skin Clinic Suncity Sidoarjo, Dr. Elma Aulia, AIFO-K, menjelaskan bahwa langkah awal sebelum menjalani treatment adalah memastikan perawatan dasar kulit atau basic skincare sudah dilakukan dengan baik. 

Dalam kondisi tertentu, dokter juga dapat menyarankan penggunaan produk perawatan terlebih dahulu untuk mempersiapkan kulit sebelum tindakan, terutama prosedur seperti laser dan chemical peeling. 

Sementara itu, bagi klinik yang tidak mewajibkan persiapan menggunakan krim, perawatan dapat dimulai dari tindakan yang lebih ringan.

Basic Skincare Menjadi Langkah Awal Sebelum Treatment

Menurut dokter Elma, seseorang yang baru pertama kali ingin mencoba treatment kecantikan sebaiknya tidak langsung berfokus pada prosedur yang akan dijalani. 

Perawatan dasar kulit perlu menjadi perhatian awal sebelum menentukan tindakan di klinik.

Baca juga: Semakin Sering Treatment Bikin Kulit Awet Muda? Dokter Ungkap Faktanya

Ia menjelaskan bahwa sejumlah klinik menerapkan persiapan menggunakan krim atau produk perawatan kulit sebelum pasien menjalani prosedur tertentu. 

Kebijakan tersebut diterapkan untuk membantu mempersiapkan kondisi kulit sebelum tindakan dilakukan.

"Ketika ingin memulai treatment, yang pertama adalah basic skincare harus diulang lagi, ya. Jadi memang kenapa ada beberapa klinik itu tidak akan melakukan treatment kepada pasien sebelum beli krimnya," kata dokter Elma dalam siniar Beauty Health di Kantor Tribunnews Solo, Jawa Tengah Minggu (11/10/2026).

Meski demikian, dokter Elma menegaskan bahwa tidak semua klinik menerapkan ketentuan tersebut. 

Ada klinik yang meminta pasien menjalani perawatan dasar terlebih dahulu, sedangkan klinik lain dapat memulai perawatan tanpa mewajibkan penggunaan krim sebelumnya.

Karena itu, pemula sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi kulit dan tahapan perawatan yang sesuai sebelum memutuskan menjalani treatment tertentu.

Mengapa Kulit Perlu Dipersiapkan Sebelum Laser atau Chemical Peeling?

Dokter Elma menjelaskan bahwa persiapan kulit menjadi perhatian, terutama ketika pasien akan menjalani tindakan yang bersifat lebih invasif, seperti chemical peeling atau laser.

Menurutnya, dokter spesialis kulit dan kelamin umumnya akan berhati-hati sebelum melakukan prosedur tertentu. 

Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah skin priming, yakni tahap persiapan kulit menggunakan produk perawatan sebelum tindakan.

"Apalagi jika dokter tersebut spesialis kulit, biasanya mereka akan hati-hati sekali sebelum melakukan tindakan yang agak sedikit invasif. Contohnya seperti chemical peeling atau laser. Jadi, tidak akan dilakukan laser dulu sebelum pasien tersebut dipriming," jelas dokter Elma.

Tahap persiapan tersebut bertujuan membantu menyiapkan kondisi kulit sebelum prosedur dilakukan. 

Karena itu, pasien tidak sebaiknya menganggap bahwa semua treatment bisa langsung dijalankan begitu datang ke klinik.

Jenis persiapan yang dibutuhkan tetap perlu ditentukan berdasarkan kondisi kulit, jenis tindakan yang direncanakan, serta penilaian dokter.

Mengenal Skin Priming dan Produk yang Digunakan

Skin priming merupakan tahap persiapan kulit sebelum menjalani prosedur tertentu. 

Dalam penjelasannya, dokter Elma menyebut penggunaan produk perawatan yang membantu proses pengelupasan atau pergantian sel kulit sebagai salah satu contoh persiapan tersebut.

Produk yang disebutkan antara lain krim berbahan retinoid, seperti tretinoin dan adapalene, serta produk eksfoliasi yang mengandung AHA. 

Penggunaan produk tersebut perlu disesuaikan dengan kondisi kulit dan arahan dokter.

"Priming itu misalnya penggunaan skincare yang mengangkat keratin kulit, seperti kandungan retinoid acid. Jadi, pakai krim tretinoin, krim adapalene, atau menggunakan eksfoliasi seperti AHA," ujar dokter Elma.

Dokter Elma menjelaskan bahwa persiapan ini ditujukan untuk membantu memperbaiki kondisi permukaan kulit sebelum tindakan dilakukan. 

Kondisi kulit yang telah dipersiapkan, dokter dapat menilai kesiapan pasien untuk menjalani prosedur yang direncanakan.

Namun, penggunaan tretinoin, adapalene, maupun produk eksfoliasi tidak boleh dilakukan sembarangan hanya karena seseorang berencana menjalani treatment. 

Produk dan tahapan persiapan sebaiknya ditentukan melalui konsultasi karena kebutuhan setiap pasien dapat berbeda.

Persiapan Kulit Membantu Mengurangi Risiko Efek Samping

Selain mempersiapkan kulit sebelum tindakan, dokter Elma juga menjelaskan bahwa tahapan skin priming berkaitan dengan upaya mengurangi risiko efek samping tertentu setelah prosedur.

Salah satu efek yang disinggung adalah post-inflammatory hyperpigmentation (PIH), yaitu hiperpigmentasi pascainflamasi yang dapat membuat kulit tampak lebih gelap setelah mengalami peradangan atau iritasi.

Menurut dokter Elma, persiapan kulit menjadi salah satu hal yang diperhatikan sebelum pasien menjalani tindakan tertentu. 

Meski demikian, persiapan tersebut bukan jaminan bahwa efek samping tidak akan terjadi karena hasil dan risiko tetap bergantung pada kondisi kulit serta jenis prosedur yang dilakukan.

"Jadi memang kalau rata-rata dokter spesialis kulit, mereka akan mem-priming pasien dulu sebelum tindakan. Jadi biasanya disuruh pakai krim dulu," kata dokter Elma.

Oleh karena itu, pasien perlu mengikuti arahan dokter mengenai persiapan sebelum treatment, termasuk penggunaan produk perawatan, waktu pemakaian, dan tahapan yang harus dilalui sebelum prosedur.

Jika Tidak Perlu Krim, Mulailah dari Treatment Ringan

Tidak semua klinik mewajibkan pasien menggunakan krim terlebih dahulu sebelum menjalani treatment. 

Dokter Elma menjelaskan bahwa pada klinik yang tidak menerapkan persiapan tersebut, perawatan dapat dimulai dari tindakan yang lebih ringan.

"Untuk klinik yang tidak mewajibkan krim dulu, kita biasanya mulai dengan yang ringan dulu," jelas dokter Elma.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa pemilihan treatment perlu mempertimbangkan kesiapan kulit dan jenis prosedur yang akan dilakukan. 

Pasien yang baru pertama kali mencoba perawatan kecantikan sebaiknya tidak langsung memilih tindakan hanya karena ingin mendapatkan hasil tertentu dalam waktu singkat.

Konsultasi dengan dokter dapat membantu menentukan tahapan perawatan yang sesuai, termasuk apakah kulit perlu dipersiapkan terlebih dahulu atau dapat memulai dengan tindakan yang lebih ringan.

Konsultasi dan Persiapan Kulit Jangan Dilewatkan

Bagi pemula yang ingin mencoba treatment kecantikan, langkah awal yang perlu diperhatikan adalah perawatan dasar kulit dan konsultasi dengan dokter. 

Tidak semua orang membutuhkan tahapan persiapan yang sama karena hal tersebut bergantung pada kondisi kulit dan prosedur yang direncanakan.

Seperti dijelaskan dokter Elma, sebagian klinik menerapkan skin priming sebelum tindakan seperti laser atau chemical peeling. 

Sementara itu, klinik lain dapat memulai perawatan dari tindakan yang lebih ringan tanpa mewajibkan penggunaan krim sebelumnya.

Karena itu, sebelum menjalani treatment pertama, sebaiknya jangan terburu-buru memilih prosedur. 

Pahami kebutuhan kulit, konsultasikan rencana perawatan kepada dokter, dan ikuti tahapan persiapan yang dianjurkan agar treatment dapat direncanakan secara tepat.

(Tribunnews.com/M Alvian Fakka)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.