TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf merespons kasus dugaan perundungan dan pengeroyokan terhadap seorang siswa kelas X Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pati.

Ia menyebut, kasus tersebut tengah dimitigasi dan akan ditangani sesuai prosedur yang berlaku.

“Ya, itu sedang dimitigasi," kata Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf saat mengunjungi SRT 1 Semarang, jalan Pengkol Raya Rowosari, Kecamatan Tembalang, Sabtu (10/10/2026) malam.

Baca juga: Kejaksaan Agung Serahkan Lima Tersangka Kasus Korupsi Motor Listrik MBG

Baca juga: Bali United Unggul 2-0 Atas Persijap di Babak Pertama, Tiga Kali Mistar Gawang Jadi Penyelamat

"Itu mungkin ada kesalahpahaman atau mungkin ada hal-hal yang tidak terpantau oleh tenaga kependidikan di sana. Sudah dilakukan komunikasi dengan orang tuanya. Tentu kami akan coba mencarikan solusi terbaik," lanjut dia.

Ia menyatakan, Kementerian Sosial tidak akan membiarkan persoalan tersebut tanpa penanganan. Menurutnya, kasus ini juga akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait untuk mencegah kejadian serupa terulang.

"Kami tidak akan juga membiarkan, tapi akan carikan solusi terbaik. Dan ini menjadi bahan evaluasi buat kami juga," katanya.

Terkait kemungkinan sanksi terhadap siswa yang diduga terlibat, Gus Ipul menyebut penanganan perlu mempertimbangkan usia para siswa serta mengikuti prosedur yang berlaku. Ia juga membuka kemungkinan adanya rehabilitasi.

"Ini kan masih di bawah umur. Ada prosedurnya. Ya mungkin akan ada rehabilitasi. Tentu ini akan kita tangani dengan prosedur yang ada. Ya, kami mohon doa restunya," ujarnya.

Gus Ipul menambahkan, para siswa yang terlibat dalam kasus tersebut sama-sama masih di bawah umur. Menurutnya, langkah mitigasi dan komunikasi dengan orang tua penting untuk memberikan pemahaman kepada pihak-pihak terkait.

"Yakin sama-sama anak, sama-sama siswa toh, sama-sama di bawah umur. Jadi ini harus kita mitigasi dan kami juga sudah dialog dengan orang tuanya untuk memberikan pemahaman. Tapi insyaallah ya semua kita ingin memberikan penguatan kepada kepala sekolah dan tenaga pendidikan di sana untuk sebisa mungkin tidak terjadi lagi," imbuh dia.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.