TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Cuaca Kalimantan Barat (Kalbar) pada 24–30 September 2026 diprediksi didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyoroti lima daerah pedalaman yaitu Bengkayang, Kapuas Hulu, Melawi, Sanggau, dan Sintang sebagai wilayah dengan potensi hujan lebat.
Kondisi ini berpotensi menimbulkan genangan, banjir lokal, hingga longsor di daerah rawan.
Sementara itu, wilayah pesisir seperti Pontianak, Singkawang, Sambas, Mempawah, dan Kayong Utara diperkirakan hanya mengalami hujan ringan dengan suhu rata-rata 23–33°C dan kelembapan tinggi 70–99 persen.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, terutama bagi aktivitas transportasi dan kegiatan luar ruangan.
Berikut daftar Kabupaten/Kota di Kalbar potensi hujan 24-30 September 2026 dilansir dari bmkg.go.id:
• Penjelasan BMKG Kalbar Soal Penyebaran Asap Karhutla Meski Hujan Mulai Turun
a. Hujan Lebat
Bengkayang = Hujan lebat, suhu 23–31°C, kelembapan 72–99 persen
Kapuas Hulu = Hujan lebat, suhu 23–31°C, kelembapan 66–99 %
Melawi = Hujan lebat, suhu 23–31°C, kelembapan 64–98 %
Sanggau = Hujan lebat, suhu 24–32°C, kelembapan 74–99 %
Sintang = Hujan lebat, suhu 23–31°C, kelembapan 68–99 %
b. Hujan ringan
Pontianak = Hujan ringan, suhu 25–31°C, kelembapan 73–97 %
Singkawang = Hujan ringan, suhu 24–31°C, kelembapan 74–98 %
Sambas = Hujan ringan, suhu 24–31°C, kelembapan 73–98 %
Mempawah = Hujan ringan, suhu 24–31°C, kelembapan 73–98 %
Kayong Utara = Hujan ringan, suhu 24–31°C, kelembapan 72–98 %
BMKG memprediksi puncak musim hujan pada Desember 2026 terjadi di 155 ZOM, yang mencakup sekitar 36,94 persen luas daratan Indonesia.
Pada periode ini, puncak musim hujan diprediksi terjadi di sebagian besar Sumatera dan Kalimantan.
Wilayah lain yang diperkirakan mencapai puncak musim hujan pada Desember meliputi sebagian Sulawesi Utara, pesisir selatan Gorontalo, sebagian kecil Sulawesi Tengah, serta sebagian besar Sulawesi Barat.
Sejumlah wilayah di Maluku dan Papua juga diprakirakan akan memasuki puncak musim hujan pada Desember 2026, antara lain sebagian kecil Maluku, Papua Barat Daya bagian barat, sebagian kecil Papua Barat, Papua bagian utara, Papua Tengah bagian timur, dan Papua Selatan bagian barat.
• Waspada! Hujan dan Petir Berpotensi Terjadi di Sintang, Ini Daftar Cuaca 10 Hari
Musim hujan meningkatkan risiko penyakit seperti flu, diare, dan demam berdarah.
Untuk tetap sehat, kuncinya adalah menjaga imunitas tubuh, kebersihan diri, serta lingkungan sekitar.
Berikut tips menghadapi musim hujan:
a. Konsumsi makanan bergizi
-Perbanyak buah dan sayuran kaya vitamin C (jeruk, jambu, kiwi).
-Tambahkan protein (ikan, telur, kacang-kacangan) untuk memperkuat sistem imun.
-Lengkapi dengan vitamin D dari ikan berlemak atau suplemen karena paparan matahari berkurang.
b. Berolahraga teratur
-Lakukan olahraga ringan di dalam ruangan (yoga, pilates, senam).
-Durasi ideal: 30–50 menit per sesi, 3–5 kali per minggu.
-Jangan lupa pemanasan dan pendinginan agar tubuh tetap bugar.
c. Cukupi cairan tubuh
-Minum minimal 2 liter air putih per hari.
-Bisa ditambah teh herbal atau sup hangat untuk menjaga hidrasi.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.