TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Kali ini, lahan yang terbakar berada di Lingkungan Papandangan, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Jumat (18/9/2026).

Lahan tersebut ditumbuhi pohon bambu dengan luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare.

Kasi Sarpras dan Informasi Damkarmat Maros, M Ilham Halimsyah mengatakan, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui.

“Untuk penyebabnya masih belum diketahui. Yang terbakar merupakan lahan yang banyak ditumbuhi pohon bambu,” katanya kepada Tribun Timur.

Petugas Damkarmat Maros menerima laporan kebakaran tersebut sekitar pukul 09.36 WITA.

Empat menit kemudian, satu unit armada bersama lima personel langsung bergerak menuju lokasi.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 09.50 WITA dan langsung melakukan penanganan.

Pemadaman dilakukan dengan penyiraman, pemadaman titik api, hingga pendinginan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api kembali menyala dan merambat ke area lain.

“Begitu tiba di lokasi, personel langsung melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api meluas,” jelasnya.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.10 WITA.

"Artinya, petugas membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mengendalikan kebakaran di lahan tersebut," bebernya.

Ilham mengingatkan warga agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca panas.

Ia menyebut, membakar sampah atau tumpukan material kering di lahan terbuka berisiko memicu kebakaran.

Apalagi jika di sekitar lokasi terdapat vegetasi kering dan kondisi angin cukup kencang.

“ Kami mengimbau warga agar menghindari membakar sampah atau tumpukan sampah di lahan yang banyak vegetasi kering. Cuaca panas dan angin kencang dapat membuat api cepat merambat,” katanya.

Sementara itu, Sekdis Damkarmat Maros, M. Jalaluddin Roem Nurdin mengatakan, penanganan karhutla (kebakaran hutan dan lahan) oleh Dinas Damkarmat Kabupaten Maros dilakukan dengan mensiagakan armada dan personil, sebanyak 12 unit armada dan 201 personil .

Upaya penanganan dilakukan dengan respon cepat dan mobilitas armada ke lokasi kejadian kebakaran, pemadaman menggunakan teknik pemadaman datat dan basah, kolaborasi dengan aparat terkait, relawan dan masyarakat, juga sosialisasi dan edukasi pencegahan karhutla ke masyarakat.

"Mari bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan cara tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan terutama puntung rokok yang masih  menyala, segera laporkan jika melihat asap dan api, jaga kelestarian lingkungan," ujarnya.

Damkarmat Maros berkomitmen pelayanan cepat, tanggap dan profesional dalam penanganan karhutla.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.