TRIBUNMANADO.CO.ID.ID - MINAHASA - Warga Desa Touliang Oki, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dikejutkan dengan kejadian kebakaran, Rabu, 16 September 2026 sekitar pukul 06.30 Wita.

Enam rumah tersebut adalah milik keluarga Karamoy-Walangare, Karamoy-Dotulog, Timpolas-Lumentut, Koyoh-Timpolas, Karamoy-Timpolas dan Kaendo-Karamoy (satu rumah), dan Rompas-Uloli.

Warga melihat rumah yang lebih dulu terbakar adalah milik keluarga Karamoy-Walangare yang juga tempat usaha mebel.

"Saya lewat hendak ke sekolah, saya lihat api sudah di atas rumah tersebut, saya langsung telepon pemadam kebakaran," jelas Swita Pakasi (50).

LOKASI KEBAKARAN - Kondisi lokasi kebakaran enam rumah di Desa Touliang Oki, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Rabu, 16 September 2026 pagi. Tim dan Mobil Pemadam Kebakaran saat berada di lokasi kebakaran.

Api kemudian terus membesar dan membakar rumah yang berada di belakang dan samping rumah tersebut.

Esi Uloli yang rumahnya juga terbakar sebagian menceritakan saat itu ia dan beberapa anak dan cucunya sedang tidur.

"Saya tidur di kamar depan, dibangunkan oleh anak saya," katanya.

Saat terbangun ia mengeluarkan anak dan cucunya dari dalam rumah, kemudian ia masuk ke dapur dan berusaha memadamkan api yang sudah membakar bagian dapur rumahnya.

Tak banyak barang yang bisa diselamatkan dari kejadian tersebut.

Beruntung surat-surat berharga dan dokumen kependudukan berhasil diselamatkan.

Hal serupa diceritakan oleh Marce Timpolas (62) rumahnya juga terbakar sebagian, saat itu ia dan keluarganya berada di dalam rumah.

"Kami ada lima orang di dalam rumah, kemudian ada yang teriak dari luar supaya kami keluarkan barang-barang," jelasnya.

Sebab di dalam rumah sudah mulai terasa panas dan api sudah membakar bagian rumah, lantaran posisi rumah tepat berada di samping rumah yang terbakar pertama.

Beruntung dalam kejadian tersebut keluarganya bisa selamat, dan ada barang yang bisa diselamatkan, termasuk beberapa dokumen penting.

Sementara tiga rumah lainnya, termasuk yang terbakar awal sedang tidak ada orang di dalam.

Robby Karamoy, pemilik rumah yang terbakar pertama mengatakan, saat kejadian ia sedang berada di rumahnya di Tutu.

"Itu tempat usaha, jadi terkadang tidur di situ, terkadang tidak, nah semalam saya di Tutu, namun sebelum keluar semua sudah dicabut dari kontak listrik," ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun ia mendapatkan kerugian cukup banyak, termasuk barang mebel.

"Mobil bak terbuka espass ini baru saya beli dari teman, belum digunakan sudah terbakar," jelasnya.

Ada beberapa barang mebel yang berhasil diamankan warga, berupa meja sekolah.

Melky Rumateh Kadis Damkar Minahasa yang mendapat laporan langsung menerjunkan empat mobil, tiga di antaranya adalah mobil pemadam kebakaran dan satu mobil suplai air, juga satu unit mobil suplai air dari BPBD Minahasa, dan satu bantuan dari Langowan.

"Sekitar satu jam kami berhasil padamkan api, dan kemudian melakukan pendinginan sekitar tiga jam lebih," ujarnya.

Belum diketahui penyebab awal kebakaran tersebut, namun terlihat anggota Polsek Eris sudah memasang garis polisi di lokasi kejadian.

kebakaran enam rumah di Desa Touliang Oki, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa
LOKASI KEBAKARAN - Kondisi lokasi kebakaran enam rumah di Desa Touliang Oki, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Rabu, 16 September 2026 pagi. Polres Minahasa memasang police line/garis polisi di area lokasi kebakaran.

Djoly Sualang Hukum Tua Touliang Oki mengatakan, bahwa yang terbakar adalah dua tempat usaha mebel, dan lainnya rumah.

Desa Touliang Oki berjarak sekitar 8,3 kilometer dengan Kantor Bupati Minahasa yang berada di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Tounkuramber, Kecamatan Tondano Barat.

Waktu tempuh sekitar 15 menit berkendara lewat Jalan Tondano - Kakas atau Jalan Tondano - Touliang Oki.

Ke Polres Minahasa yang terletak di Jalan Manguni, Kelurahan Kembuan, Kecamatan Tondano Utara, berjarak sekitar 10,1 kilometer dengan waktu tempuh 18 menit berkendara lewat Jalan Tondano - Kakas / Jalan Tondano - Touliang Oki.

Desa Touliang Oki secara topografi berada di tepi perairan dan dekat dengan kawasan berbukit vulkanik yang rentan terhadap erosi atau longsor ringan. 

Secara administratif desa ini terbagi 8 wilayah Jaga (dusun).

Warga masyarakat sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani dan nelayan, serta sebagian pengrajin meubel. (amg)

Baca juga: Breaking News: 6 Rumah Terbakar di Touliang Oki Minahasa, Kerugian Ratusan Juta

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.