TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penjualan kendaraan listrik, khususnya motor listrik, diprediksi semakin diminati masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal itu dipengaruhi antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Dampak kondisi tersebut mulai dirasakan distributor kendaraan listrik di Sulsel.

Salah satunya HENS AIMA Sulsel, distributor resmi kendaraan listrik premium merek AIMA di Sulsel.

AIMA merupakan merek global kendaraan listrik yang menyediakan berbagai pilihan sepeda dan motor listrik.

Produknya dikenal hemat energi, dilengkapi teknologi cerdas yang dapat terhubung ke ponsel, dan memiliki baterai yang mampu menempuh jarak jauh.

Penjualan motor listrik di HENS AIMA Sulsel tercatat mengalami kenaikan sekitar 10 sampai 20 persen dalam sebulan terakhir.

Direktur HENS AIMA Sulsel Hengki Rachmat Jaya Soetioso mengatakan, kelangkaan BBM menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat mulai melirik kendaraan listrik sebagai alternatif transportasi.

“Puji Tuhan, ada pengaruh dari kelangkaan BBM ini, penjualan kendaraan listrik naik,” kata Hengki saat dihubungi Tribun-Timur.com lewat telepon WhatsApp, Jumat (11/9/2026).

Menurut Hengki, kendaraan listrik dapat menghemat biaya energi sekitar 50 hingga 70 persen dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak.

“Kalau saya lihat, masyarakat sudah mulai teredukasi bahwa manfaat menggunakan kendaraan listrik itu memang lebih hemat,” kata Ketua Sepeda Toa Makassar.

Ia juga menilai antrean panjang BBM yang terjadi saat ini menjadi momentum yang semakin membuka mata masyarakat mengenai alternatif kendaraan yang tidak bergantung pada BBM.

Lebih lanjut, Hengki mengatakan, peningkatan permintaan tidak hanya terjadi pada motor listrik, tetapi juga sepeda listrik dengan desain menyerupai motor.

Produk AIMA yang berada di kisaran harga Rp5 jutaan menjadi salah satu yang paling banyak diminati masyarakat.

Sementara untuk konsumen yang mengincar produk dengan kelas lebih tinggi, Hengki menyebut mulai banyak yang memilih kendaraan listrik dengan harga sekitar Rp9 jutaan.

Adapun untuk kategori motor listrik, produk yang paling banyak diminati saat ini yakni AIMA F701.

AIMA F701 merupakan motor listrik bergaya sporty modern yang ditenagai motor 1500W.

Motor listrik ini mampu menempuh jarak hingga 92 km dalam sekali pengisian daya.

Motor listrik tersebut dibanderol sekitar Rp14 juta hingga Rp15 juta.

Hengki berharap kondisi antrean BBM yang terjadi saat ini turut mendorong masyarakat untuk lebih terbuka terhadap perkembangan teknologi kendaraan listrik.

Ia menilai kendaraan listrik tidak hanya menawarkan efisiensi biaya, tetapi juga menjadi pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan.

“Harapan saya sebenarnya adalah masyarakat itu membuka diri dengan kemajuan teknologi dan cara hidup yang berhemat, di mana ekonomi sekarang ini lagi susah-susahnya,” jelasnya. 

Kenaikan penjualan juga dirasakan PT Galesong eMotor Pratama, diler resmi motor listrik di Sulsel yang berada di bawah naungan Galesong Group.

Sales Manager Galesong eMotor Pratama Ardhy Widyananto mengatakan, kenaikan penjualan salah satunya dipengaruhi kelangkaan BBM.

“Ada kenaikan 30 persen,” kata Ardhy saat dihubungi Tribun-Timur.com, lewat aplikasi perpesanan WhatsApp, Jumat sore.

PT Galesong eMotor Pratama menawarkan beragam pilihan motor listrik.

Terbaru, ada Indomobil eMotor QT dipasarkan On The Road (OTR) Makassar Rp16,3 juta, dan QT Pro Rp19,75 juta. (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.