TRIBUN-TIMUR.COM, BARRU - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar menerbitkan surat Peringatan Dini Cuaca dan Iklim Provinsi Sulawesi Selatan Periode Dasarian II September 2026, Jumat (11/9/2026).

Surat tersebut bersifat biasa dengan nomor e.B/KL.00.02/204/KBB4/IX/2026.

Surat yang diterbitkan di Makassar, 10 September 2026 ditandatangani Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil dan ditujukan untuk Gubernur Sulawesi Selatan.

Dalam lampiran kesatu surat tersebut berisi lima poin.

Poin pertama, tentang Tinjauan Parameter Iklim Secara Umum/Global/Regional.

Poin kedua, tentang Prospek Cuaca/Iklim Provinsi Sulawesi Selatan.

Poin ketiga, tentang Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi (PDCHT) Dasarian II September 2026 (tanggal 11 s.d 20 September 2026).

Poin keempat, tentang Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis (PDKM) Dasarian II September 2026 (tanggal 11 s.d 20 September 2026).

Baca juga: 3.048 Hektare Sawah di Luwu Terancam Kekeringan, Petani Mulai Khawatir Gagal Panen

Dan poin kelima, tentang Rekomendasi.

Pada poin keempat, terdapat 24 kabupaten/kota masuk dalam Tabel Status Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis, termasuk Kabupaten Barru.

Untuk di Kabupaten Barru, terdapat satu kecamatan dengan status siaga kekeringan yaitu Tanete Riaja.

Sementara ada enam kecamatan dengan status awas kekeringan yaitu Kecamatan Barru, Kecamatan Mallusetasi, Kecamatan Pujananting, Kecamatan Tanete Rilau, Kecamatan Balusu dan Kecamatan Soppeng Riaja.

Gunakan Dua Pompa di Sumber Air Batu Bessi

Merespon kekeringan yang terjadi di Kabupaten Barru, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Wae Sai Kabupaten Barru melakukan langkah konkret dengan membenahi kantong-kantong sumber air baku di hulu.

Kantor PDAM Tirta Wae Sai berada di Jalan HM Saleh Lawa No.10, Kelurahan Sumpang Binangae, Kecamatan Barru.

Di hulu, PDAM Tirta Wae Sai memiliki dua sumber air baku yaitu Batu Bessi di Lingkungan Batu Bessi, Kelurahan Sepee, Kecamatan Barru dan Wae Sai di Dusun Wae Sai, Desa Lompo Riaja, Kecamatan Tanete Riaja.

Batu Bessi dan Wae Sai merupakan dua sumber air yang digunakan untuk menyuplai air bersih ke pelanggan PDAM Tirta Wae Sai di Barru.

Berdasarkan data internal, terdapat kenaikan pengguna aktif dari 12.850 pelanggan pada tahun 2025 menjadi 12.889 pelanggan per Juli 2026.

Pelanggan tersebut tersebar di enam kecamatan kecuali kecamatan Pujananting.

Khusus di Batu Bessi ,PDAM Tirta Wae Sai menggunakan dua pompa diesel untuk menjaga kebutuhan produksi.

“Khusus di Batu Bessi  sudah diturunkan bantuan 2 pompa mesin diesel untuk menjaga kebutuhan produksi,” kata Dirut PDAM Tirta Waesai Barru, Ahsan Jafar kepada Tribun-Timur.com lewat pesan WhatsApp.

Sementara di Wae Sai, PDAM Tirta Wae Sai belum menggunakan pompa air.

“Belum pompanisasi masih normal menggunakan pipa spiral ke kantong air tersedia,” tambah penggemar Tim Nasional (Timnas) Maroko pada Piala Dunia tahun 2026 itu.

Untuk di hilir, sejak akhir Juli 2026 setiap hari PDAM Tirta Wae Sai melakukan pengantaran air ke pelanggan terdampak kekeringan.

“Sejak akhir Juli 2026,” tambah Ahsan Jafar.

Lintas Sektor Setiap Hari Melakukan Distribusi Air Bersih

Untuk memaksimalkan jangkauan warga terdampak kekeringan, beberapa sektor ikut terlibat dalam pendistribusian air bersih.

Diantaranya Perusahaan Air Minum (PAM), Palang Merah Indonesia (PMI) Barru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sulawesi Selatan (BPBPK-SS).

Kemudian turut membantu dari armada Damkar dan DLH (Dinas Lingkungan Hidup).

Lalu ada armada dari PLTU dan PT Pelindo yang inisiatif untuk melakukan pengantaran air ke warga terdampak kekeringan.

PAM dan PMI Barru memiliki masing-masing satu mobil tangki berkapasitas lima ribu liter.

Untuk armada dari BPBPK-SS dipastikan setiap hari lima kali melakukan pengantaran ke Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 1 Barru di jalan poros Makassar - Parepare, Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja.

“Rata-rata tiap hari pengantaran. Masing-masing armada tangki 4 kali pengantaran ke wilayah terdampak,” kata Ahsan Jafar.(*)

 

 

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.