TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Kondisi rumput di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) kini memprihatinkan.

Lapangan yang berada di pusat kota tersebut tampak menguning, kering dan dipenuhi lubang di beberapa area vital.

​Padahal, lapangan tersebut sempat menyedot anggaran daerah hingga Rp 1,9 miliar saat direhabilitasi menggunakan rumput standar internasional jenis Zoysia Matrella pada periode akhir 2021 hingga awal 2022.

​Berdasarkan pantauan di lokasi, permukaan lapangan terlihat tidak rata.

Di beberapa titik, rumput gajah liar dan gulma mulai tumbuh rumput jenis Zoysia Matrella yang sebelumnya ditanam.

Bahkan beberapa permukaan sudah tidak lagi ditumbuhi rumput.

Salah seorang warga Yunus menyayangkan kondisi rumput seharga miliaran rupiah itu.

Kata dia, seharusnya Pemkot Parepare melakukan perawatan berkala dan tidak terkesan menyia-nyiakan sarana olahraga tersebut.

"Iya seingatku waktu perbaikan bagus sekali rumputnya. Tapi sekarang kondisinya aduh, masalahnya miliaran harganya," katanya saat ditemui Tribun-Timur.com sambil beristirahat usai joging di area Lapangan Andi Makkasau, Jumat (11/9/2026).

Baca juga: Sekda Parepare Sidak Kondisi Lapangan Andi Makkasau Hingga Kawasan Kuliner Pare Beach City

Yunus menilai, kerusakan rumput tidak semata-mata disebabkan faktor cuaca ekstrem.

Dia menyoroti lemahnya kontrol penggunaan lapangan yang kerap dipakai untuk berbagai kegiatan non-olahraga berkapasitas besar, seperti pameran, hingga kegiatan hiburan yang menyertakan wahana permainan.

​"Kalau sering dipakai acara umum tanpa kontrol dan perawatan berkala, ya rumput mahal mana pun pasti rusak. Jadi terkesan dibiarkan," ungkapnya.

Pemkot Parepare melakukan renovasi besar-besaran terhadap Lapangan Andi Makkasau pada akhir tahun 2021 dengan alokasi anggaran APBD sekitar Rp 1,9 miliar.

Proyek tersebut mencakup penggantian rumput menggunakan jenis Zoysia Matrella atau jenis rumput yang umum digunakan di stadion standar FIFA.

Pemasangan sistem drainase bawah tanah untuk mencegah genangan air saat hujan.

Tujuan awal renovasi ini adalah menjadikan Lapangan Andi Makkasau sebagai sarana olahraga publik berkualitas sekaligus lapangan pendamping pendukung saat Stadion BJ Habibie Parepare dipercaya menjadi markas PSM Makassar di Super League.

Namun, tanpa perawatan berkala yang memadai serta pematuhan aturan penggunaan beban lapangan, investasi miliaran rupiah tersebut kini terancam terbuang sia-sia.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Parepare, Iskandar Nusu mengklaim, pihaknya sudah melakukan perawatan intens terhadap rumput Lapangan Andi Makkasau.

Menurutnya, kemarau ekstrem membuat rumput Lapangan Andi Makkasau mengalami kerusakan.

"Sering ji disiram, tapi kita tahu kondisi sekarang kemarau, jadi kering," singkatnya.

Tidak adanya lapangan memadai selain Stadion BJ Habibie Parepare ini membuat PSM Makassar terpaksa harus mengubah skenario persiapan akhir menjelang menghadapi pekan kedua Super League 2026/2027.

PSM Makassar menjamu Arema FC di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (13/9/2026) pukul 16.30 Wita.

Persiapan akhir PSM Makassar dilakukan di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Sulsel, Sabtu (12/9/2026).

Setelah menjalani latihan terakhir di Gowa, skuad Juku Eja baru bertolak ke Parepare pada H-1 pertandingan.

Ini berbeda dengan persiapan PSM Makassar pada musim-musim sebelumnya.

Penyebabnya, Regulasi Super League 2026/2027 melarang klub menggunakan lapangan pertandingan untuk official training (OT).

Pada pasal 34 Ayat 2 regulasi Super League berbunyi lapangan permainan tidak boleh dipergunakan untuk aktivitas dan kegiatan selain familiarisasi stadion sejak 48 jam sebelum kick-off pertandingan.

Pengecualian berlaku jika terdapat pertandingan Super League lainnya atau kompetisi lain yang diselenggarakan oleh PSSI dan/atau I.League.

Familiarisasi stadion dilakukan H-1 pertandingan. Waktunya tak boleh lebih 30 menit.

Selama familiarisasi stadion, klub tak boleh latihan, termasuk OT. Bahkan, pemain tak boleh menggunakan sepatu bola.

Aturan ini tertuang di Pasal 35 Ayat 1, Ayat 2 dan Ayat 3 Regulasi Super League.(*)

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.