TRIBUN-VIDEO - Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda mulai berdampak terhadap aktivitas warga Jakarta dan sekitarnya.
Seiring imbauan agar masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, permintaan masker di Pasar Pramuka, Jalan Pramuka, Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, melonjak.
Sejumlah pedagang mengaku stok masker mulai menipis.
Masker jenis duckbill dan KF94 menjadi sejumlah produk yang banyak dicari, sementara masker N95 sudah sulit ditemukan di sejumlah toko.
Pantauan Tribunnews.com di Pasar Pramuka, Senin (7/9/2026), menunjukkan aktivitas pembelian masker meningkat.
Pedagang menyebut pembeli mulai ramai sejak Minggu (6/9/2026).
Karyawan Toko Assyifa, Yana, mengatakan permintaan masker meningkat drastis sejak masyarakat mulai merasakan dampak abu vulkanik.
"Iya banyak sekali hari ini yang cari dari pagi. Saya baru hari ini buka, karena Sabtu sama Minggu toko tutup libur. Tapi katanya mulai Minggu itu sudah ramai yang cari," tutur Yana kepada Tribunnews.com, Senin (7/9/2026).
Menurut Yana, hampir seluruh jenis masker menjadi incaran pembeli. Kondisi itu membuat persediaan di tokonya semakin terbatas.
"Semuanya, duckbill, KF94 yang panjang itu, semua jenis masker hari ini banyak yang cari. Kita hari ini juga tinggal sisa stok yang di sini (toko)," jelasnya.
Masker N95 bahkan sudah tidak tersedia di Toko Assyifa.
Namun, Yana mengatakan tokonya memang sejak awal tidak menyimpan N95 dalam jumlah besar.
"Kalau N95 sudah enggak ada stoknya. Tapi kita memang enggak stok banyak untuk N95 dari dulu. Sekarang kita enggak punya," ungkap Yana.
Harga Masker Naik, tetapi Masih Wajar
Lonjakan permintaan masker turut diikuti kenaikan harga sejumlah produk.
Namun, pedagang di Pasar Pramuka menyebut kenaikan harga masih dalam batas wajar dan tidak mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah seperti sejumlah harga yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Yana mengatakan harga masker duckbill merek Sensi naik dari sekitar Rp120.000 menjadi Rp150.000 per boks karena stok mulai sulit diperoleh.
Sementara itu, harga masker N95 yang sebelumnya berada di kisaran Rp250.000 sempat naik menjadi sekitar Rp350.000 hingga Rp385.000, tergantung merek.
Namun, stok N95 di tokonya kini sudah habis.
"Enggak sih. Paling kalau kayak Sensi yang duckbill ini dari Rp120.000 jadi Rp150.000 karena stoknya mulai enggak ada. Terus yang N95 ini dari harga Rp250.000 biasanya jadi Rp350.000 sampai Rp385.000 tergantung mereknya. Tapi sekarang yang N95 stoknya enggak ada kita, ini sudah dipesan orang. Saya kira masih wajar ya naiknya, enggak sampai jutaan kayak yang viral," terang Yana.
Kondisi serupa terjadi di Toko Aqeela.
Karyawan toko, Dedet, mengatakan hampir seluruh jenis masker mengalami kenaikan harga, tetapi rata-rata hanya sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000.
"Iya naik. Semua jenis masker kayak duckbill, earloop kita naik harganya, tapi masih normal saja. Kenaikan paling Rp5.000 atau Rp10.000. Kalau biasanya kita jual di harga normal Rp25.000, Rp30.000, Rp35.000 itu masing-masing mereknya, jenisnya. Sekarang naik normal paling Rp5.000 atau Rp10.000," ungkap Dedet.
Menurut Dedet, pembeli mulai ramai sejak Minggu (6/9/2026).
Hingga Senin, warga masih terus berdatangan mencari masker.
"Dari kemarin hari Minggu sudah banyak yang cari ke sini. Sampai sekarang banyak yang masih cari. Ini saja masih banyak yang beli. Ini barang (masker) kita sisa sedikit. Tinggal yang di sini," ucapnya.
Masker N95 juga menjadi salah satu produk yang banyak ditanyakan pembeli. Namun, Toko Aqeela sejak awal memang tidak menyediakan masker jenis tersebut.
"Kita enggak pernah nyetok N95. Tapi dari kemarin sampai sekarang yang nanya-nanya memang banyak. Tapi kita dari awal memang enggak pernah nyetok barangnya," jelas Dedet.
Dedet memastikan kenaikan harga di tokonya masih terbatas dan tidak mengikuti harga fantastis yang beredar di sejumlah marketplace.
"Enggak. Kita naiknya normal Rp5.000 sampai Rp10.000. Kalau sampai ratusan ribu atau jutaan di sini enggak sih kayaknya," ujarnya.
Saksikan LIVE UPDATE lengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.