TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Suasana ajang lari bergengsi Kideco Run 2026 di Kabupaten Paser semakin semarak dengan penampilan grup band binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanah Grogot, Prison Art Institute.
Kehadiran band yang beranggotakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ini, turut menjadi sorotan ribuan peserta dan tamu undangan yang hadir.
Kepala Rutan Kelas IIB Tanah Grogot, Aris Triyanto, menyampaikan bahwa pihaknya mendapat mandat resmi dari PT Kideco Jaya Agung untuk mendukung event lari tersebut.
Baca juga: Kideco Run 2026 Pecahkan Rekor Peserta, 4.500 Pelari Lokal dan Nasional Meriahkan Kabupaten Paser
"Alhamdulillah Prison Art kembali mendapatkan kesempatan untuk tampil di acara yang sangat prestisius Kideco Run 2026. Kami diminta langsung oleh pihak Kideco, ini menjadi momentum penting karena masyarakat bisa langsung melihat pembinaan kami yang ada di Rutan," terang Aris, Minggu (6/9/2026).
Menurutnya, kesempatan tampil di panggung besar ini bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk nyata dari program pembinaan yang dijalankan di Rutan Tanah Grogot.
"Penampilan warga binaan di ruang publik melalui seni musik merupakan bagian dari upaya reintegrasi sosial," ungkapnya.
Sementara itu, Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Tanah Grogot, Irnas Muhammad, menambahkan bahwa proses keterlibatan warga binaan dalam band tersebut melalui prosedur ketat.
"Band yang berisikan warga binaan ini, sudah memenuhi syarat administratif maupun substantif. Kami lakukan assessment dan juga atas restu kantor wilayah. Alhamdulillah kita bisa tampil di panggung besar ini, segala effort kita lakukan agar program pembinaan di Rutan Grogot bisa tersampaikan ke khalayak luas," ulasnya.
Pada ajang Kideco Run tahun ini, tercatat 4.500 pelari ikut serta dalam acara yang digelar di area Kantor Bupati Paser.
Ribuan peserta dan penonton turut menyaksikan penampilan Prison Art Institute yang berhasil memukau audiens.
"Para warga binaan ini berhak mendapat kesempatan kedua untuk brubah menjadi lebih baik, mereka juga tentu perlu wadah untuk menunjukkan prestasinya agar masyarakat bisa melihat bagaimana salah satu program pembinaan Rutan telah berjalan dengan baik," tandasnya.
Terpisah, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, bahkan mengaku terkejut sekaligus bangga mengetahui bahwa band penghibur ribuan masyarakat tersebut berasal dari Rutan Tanah Grogot.
"Saya kaget dan bangga, ternyata mereka ini merupakan terpidana yang selalu bergerak aktif dan positif. Lagunya sangat bagus, vokalisnya top. Saya cuma minta satu, setelah selesai menjalani pidana, terus berkarya menjadi pribadi yang lebih baik," puji Seno. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.