TRIBUNNEWS.COM - Turnamen China Masters 2026 menyajikan hal luar biasa bagi Indonesia yang tak punya wakil di babak final.
Sesuatu yang luar biasa itu khusus terjadi di sektor tunggal putra dengan Jason Gunawan dan Lee Cheuk Yiu yang melaju hingga babak final.
Langkah Jason dan Lee ke final perlu mendapatkan apresiasi lebih lantaran berhasil menjaga Jonatan Christie tetap berada di ranking 1 dunia setelah turnamen ini berakhir.
Jason Gunawan mengalahkan Anders Antonsen di babak semifinal dengan duel yang luar biasa ketat.
Keduanya bertarung hingga tiga gim sebelum Jason mengunci kemenangan dengan skor 15-21, 22-20, dan 21-16.
Sedangkan Lee Cheuk Yiu juga menunjukan permainan luar biasa saat tampil di empat besar.
Ia berhasil mengalahkan pemain ranking 2 dunia, Christo Popov.
Lee menekuk Christo Popov dengan dua gim langsung, 21-15 dan 21-19.
Hasil itu sudah cukup memastikan Jonatan Christie untuk tetap memiliki status sebagai pemain tunggal putra terbaik dunia pekan depan.
Memang, Anders Antonsen dan Christo Popov punya peluang mengudeta Jojo.
Baca juga: Sorotan China Masters 2026: An Se-young Pembuka, Hong Kong Ciptakan Plot Twist di Final
Namun mereka juga harus memenuhi beberapa syarat untuk bisa melakukan hal itu.
Christo Popov tak boleh menjejak hingga babak final agar Jonatan Christie tak kehilangan tempatnya sebagai ranking 1 dunia.
Kiprah Christo Popov di 10 turnamen bergengsi terakhir memang terbilang naik turun.
Ia sempat menggebrak di All England dengan sampai di babak perempat final.
Namun setelah itu, ia tak pernah keluar lebih dari babak kedua ketika tampil di ajang Super 750 dan Super 1000.
Untuk itu, jalan Christo menuju ranking 1 dunia lewat China Masters 2026 harus melalui dirinya bisa menjejak hingga final.
Kisaran poin yang akan ia dapatkan dengan menjejak babak final China Masters 2026 ada di 88 ribuan.
Ada satu pemain lagi yang juga berpeluang merebut tahta Jonatan Christie.
Pemain tersebut adalah Anders Antonsen yang masih penasaran untuk naik sebagai yang terbaik di tunggal putra.
Inkonsistensi juga menjadi musuh utama Antonsen.
Saat ia tampil di ajang Super 1000 tahun ini, seperti Indonesia Open, China Open, dan All England, ia selalu kandas di babak pertama.
Untungnya ia bisa sedikit menebusnya ketika tampil di beberapa ajang Super 750, seperti Japan Open dan Singapore Open.
Pemain asal Denmark ini bisa menjejak perempat final yang membuat raihan poinnya cukup bertambah.
Jika benar bisa menjadi juara, Anders Antonsen akan memperoleh poin di kisaran 88.705 yang sudah cukup membawanya menjadi ranking 1 dunia.
Dengan apa yang terjadi di ajang ini, sudah dipastikan Antonsen tak bisa menjadi juara dan Christo Popov mandek di semifinal.
(Tribunnews.com/Guruh)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.