Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang ingin menjalani gaya hidup lebih sehat, tapi merasa enggan berolahraga karena suasana pusat kebugaran yang ramai atau aktivitas fisik yang terlalu melelahkan. Kondisi tersebut mendorong munculnya cozy cardio, konsep olahraga ringan yang mengutamakan kenyamanan dan kesenangan saat bergerak.


Cozy cardio menjadi populer melalui media sosial karena menawarkan pendekatan berbeda terhadap olahraga. Aktivitas ini biasanya dilakukan di rumah menggunakan walking pad atau treadmill kecil sambil menonton film, serial favorit, mendengarkan musik, atau menikmati suasana ruangan yang dibuat lebih nyaman.


Tren tersebut menarik perhatian karena menghilangkan anggapan bahwa olahraga harus selalu identik dengan keringat berlebih dan latihan intens. Influencer TikTok Hope Zuckerbrow menjadi sosok yang memperkenalkan istilah cozy cardio pada publik.


Ia membagikan rutinitas berjalan santai di ruang tamu dengan pencahayaan lembut, lilin aromaterapi, pakaian nyaman, serta minuman kopi berprotein.


"Saya menyadari bahwa saya perlu memperbaiki hubungan saya dengan olahraga. Olahraga tidak lagi terasa menyenangkan karena saya hanya bergerak untuk menurunkan berat badan, bukan untuk merasa lebih baik atau menjadi lebih sehat," Zuckerbrow, melansir CNN, Rabu, 5 Agustus 2026.


Ia sebelumnya menjalani program olahraga intens untuk menurunkan berat badan hingga sekitar 45 kilogram. Setelah mengalami kenaikan kembali sebagian berat badannya, ia memilih pendekatan yang lebih santai agar tetap aktif tanpa merasa terbebani.


Zuckerbrow kemudian mulai berjalan perlahan di walking pad selama 15 hingga 20 menit setiap pagi. Video pertamanya mengenai rutinitas tersebut menarik ratusan ribu penonton dan membuat konsep cozy cardio semakin dikenal.



Tren Kebugaran


Ilustrasi olahraga cozy cardio. Dok. Kingsmith
Ilustrasi olahraga cozy cardio. Dok. Kingsmith

Aktivitas yang awalnya sederhana itu berkembang menjadi tren kebugaran yang banyak diikuti karena memberikan pengalaman olahraga yang lebih personal dan mudah dilakukan. Ahli kesehatan menilai cozy cardio dapat menjadi langkah awal bagi seseorang yang ingin mulai aktif bergerak.


Dr. David Sabgir, ahli jantung dari OhioHealth Physician Group, mengatakan olahraga ringan dapat membantu seseorang membangun kebiasaan secara bertahap. "Mendapatkan momentum awal adalah hal yang baik," sebutnya.


"Seseorang tidak bisa langsung berubah dari tidak aktif menjadi sangat aktif. Memulai gerakan sederhana dapat membantu tubuh mendapatkan endorfin dan mendorong rutinitas olahraga yang lebih teratur," ia menyambung.


Konsep cozy cardio juga menunjukkan bahwa aktivitas fisik tidak selalu membutuhkan perlengkapan mahal atau tempat khusus. Berjalan di rumah selama beberapa menit setiap hari dapat menjadi pilihan bagi orang yang baru memulai perjalanan kebugaran.


 



Memulai Aktivitas Fisik


Ilustrasi olahraga cozy cardio. credit: Kingsmith Walkingpad
Ilustrasi olahraga cozy cardio. credit: Kingsmith Walkingpad

Spesialis kebugaran Nick Occhipinti dari Rutgers University menyebut cara sederhana untuk memulai aktivitas fisik dapat memberikan dampak positif. Menurutnya, peningkatan jumlah langkah harian berkaitan dengan penurunan risiko berbagai masalah kesehatan.


"Menemukan cara yang mudah diakses agar orang mulai melakukan aktivitas fisik adalah hal yang sangat baik," ujar dia.


Sejumlah penelitian juga menunjukkan manfaat aktivitas fisik ringan. Mengganti waktu duduk selama 30 menit per hari dengan aktivitas berintensitas ringan dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat berbagai penyebab, serta risiko penyakit kardiovaskular.


Jalan santai juga dapat membantu menjaga tekanan darah dan detak jantung, terutama bagi kelompok yang memiliki keterbatasan fisik. Meski memberikan manfaat, para ahli mengingatkan agar cozy cardio tidak menjadi satu-satunya bentuk olahraga dalam jangka panjang.



Tak Hanya Cozy Cardio


Ilustrasi olahraga cozy cardio. Sumber foto: Document/Adidas Indonesia.
Ilustrasi olahraga cozy cardio. Sumber foto: Document/Adidas Indonesia.

Pedoman aktivitas fisik merekomendasikan orang dewasa melakukan setidaknya 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang setiap minggu untuk menjaga kesehatan secara optimal. Occhipinti menyarankan pelaku cozy cardio meningkatkan intensitas secara perlahan setelah tubuh mulai terbiasa.


Seseorang dapat mencoba berjalan lebih cepat, menambah durasi latihan, atau sesekali melakukan aktivitas di luar ruangan.  Aktivitas luar ruangan juga memiliki manfaat tambahan karena memberikan kesempatan untuk terhubung dengan lingkungan sekitar.


Dr. Sabgir menilai berjalan bersama teman dapat meningkatkan motivasi, sekaligus memberikan manfaat sosial. Zuckerbrow sendiri tetap mempertahankan cozy cardio meski kini mulai melakukan latihan di pusat kebugaran.


Baginya, olahraga tersebut menjadi waktu untuk menenangkan diri sekaligus menjaga konsistensi bergerak. "Saya tidak melihat diri saya berhenti melakukan cozy cardio. Latihan itu terasa seperti momen meditasi dan benar-benar membawa kebahagiaan dalam hari saya," tandasnya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.