TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pengalaman merantau dan berjuang menempuh studi di perguruan tinggi menjadi kenangan tersendiri bagi alumni Universitas Mulawarman (Unmul), 
Ashabul Kahfi.

Pria asal Jawa Timur yang merantau ke Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, untuk menempuh pendidikan di jurusan Teknik Pertambangan ini sempat merasakan ketatnya kondisi finansial pada awal perkuliahan.

Demi membantu memenuhi biaya studi dan memenuhi kebutuhan hidup di perantauan, Kahfi bahkan menyambi kerja part-time di sebuah warung makan.

Situasinya mulai berubah setelah ia berhasil lolos sebagai penerima Beasiswa TELADAN dari Tanoto Foundation pada semester tiga di 2016 silam.

Baca juga: Dari Anak Usia Dini hingga Mahasiswa, Cara Tanoto Foundation Cetak SDM Unggul Berbuah Penghargaan

Perjuangan tersebut membaik berkat keberhasilannya lolos sebagai penerima Beasiswa.

"Kalau boleh bercerita, saya dengan mendapatkan beasiswa ini cukup bisa dibilang merubah hidup saya, di mana memang pada saat itu saya yang notabenenya dari luar daerah merantau ke Samarinda," ungkapnya.

Berkat Beasiswa TELADAN tersebut, beban biaya kuliahnya menjadi ringan sehingga ia tidak perlu lagi mencemaskan urusan finansial dan bisa lebih fokus pada pendidikan. 

Selain Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang ditanggung, ia juga menerima uang saku bulanan yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan kuliah maupun operasional sehari-hari.

Baca juga: Tanoto Foundation Raih Tribun Kaltim Award 2026, Konsisten Dongkrak Kualitas Pendidikan

Tak hanya dukungan finansial, Kahfi juga mendapat kesempatan mengikuti berbagai program pengembangan kapasitas, termasuk pelatihan soft skills yang dilakukan secara berkala selama masa perkuliahan.

Pelatihan ini juga membawanya berkunjung dan belajar di berbagai kampus, seperti 
Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dan Universitas Indonesia (UI) Depok, serta berkumpul dengan sesama penerima beasiswa dalam ajang Tanoto Scholars Gathering di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Bagi Kahfi, materi pelatihan kepemimpinan yang diperolehnya sewaktu di Unhas Makassar menjadi poin paling krusial yang membawa dampak jangka panjang.

"Sampai saat ini saya adopsi materinya dan saya implementasikan di dunia setelah kampus maupun di dunia kerja," jelasnya.

Baca juga: Upaya Pemkot Balikpapan dan Tanoto Foundation Genjot Budaya Literasi Anak Lewat KIARA

Perjalanan akademis dan pengembangannya di kampus pun diwarnai dengan deretan prestasi mentereng. 

Setelah menerima Beasiswa TELADAN, ia terus aktif mengembangkan diri dan mengikuti berbagai kompetisi.

Ia terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi Utama Fakultas Teknik Unmul (2018), menyabet Juara 2 Indonesian Mining Competition (ISMC) XI World Edition di ITB (2018), hingga meraih Juara 2 Kalimantan Student Mining Competition (KSMC) 5 di Unlam (2019). 

Baca juga: Tanoto Foundation Dorong Mahasiswa Menjadi Pemimpin Inovatif Lewat Tanoto Scholars Gathering 2026

Puncaknya, ia dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik Fakultas Teknik Universitas Mulawarman pada 2019.

Berbagai pengalaman akademik, kompetisi, dan pengembangan kepemimpinan tersebut kemudian menjadi bagian dari bekalnya memasuki dunia kerja.

Sesaat setelah lulus sidang skripsi, Kahfi langsung diterima bekerja tanpa harus menunggu prosesi wisuda. 

Kariernya terus berkembang hingga berhasil masuk Top 3 Best Graduate GDP Petrosea Batch 11 pada 2020. 

Kini, ia mengemban amanah sebagai Mine Engineering Superintendent di PT Petrosea Tbk.

Baca juga: Link Daftar Beasiswa TELADAN 2027 Tanoto Foundation, Mahasiswa Baru Unmul Bisa Ikut Seleksi!

"Ini semua berkat dukungan orang sekeliling saya, dan tentunya Tanoto Foundation yang banyak membantu dalam membiayai dan mengembangkan skill saya," tuturnya.

Mengenai persyaratan pendaftaran, Kahfi menyebut, Beasiswa TELADAN tidak mensyaratkan calon pendaftar harus berasal dari keluarga kurang mampu, melainkan terbuka bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria akademis seperti IPK di atas 3,25. 

Tahapan seleksinya meliputi psikotes, Focus Group Discussion (FGD), wawancara, hingga asesmen kelolosan.

Merasakan langsung dampak besarnya terhadap perjalanan hidup dan karir, Kahfi  mendorong para mahasiswa untuk tidak ragu memanfaatkan peluang program beasiswa tersebut.

"Saya dibantu oleh Tanoto Foundation ini, Alhamdulillahnya bisa semua diakomodir oleh biaya yang diberikan oleh Tanoto Foundation," tuturnya.

Baca juga: Beasiswa TELADAN 2027 Tanoto Foundation Dibuka, Mahasiswa Baru Unmul Bisa Daftar!

Sebagai informasi, Program TELADAN merupakan salah satu inisiatif Tanoto Foundation dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang memiliki karakter, kompetensi kepemimpinan yang relevan, serta semangat untuk berkontribusi kembali (Pay it Forward) kepada masyarakat. 

Program ini memberikan dukungan pengembangan kepemimpinan terstruktur, kesempatan pengembangan diri hingga tingkat global, pengabdian masyarakat, jejaring kolaborasi, serta bantuan biaya kuliah dan tunjangan hidup.

Pendaftaran Program Beasiswa Kepemimpinan TELADAN oleh Tanoto Foundation untuk angkatan berikutnya (TELADAN 2027) telah dibuka pada 1 Juli hingga 7 September 2026. 

Program ini ditujukan khusus bagi mahasiswa baru atau mahasiswa semester pertama di 10 perguruan tinggi mitra, selengkapnya di www.tanotofoundation.org/teladan-2027/ . (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.