TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG – Puluhan lembaga di Pinrang mengibarkan bendera merah putih berukuran raksasa di Puncak Bulu Paleteang.
Bulu Paleteang berada di Jalan Poros Pinrang-Enrekang, Kecamatan Paleteang.
Jarak Bukit tersebut dari Kantor Bupati, Kecamatan Watang Sawitto sekitar 7 Kilometer.
Mereka menggendong bendera raksasa itu mulai dari Kaki Bukit.
Ketua Panitia Pelaksana, Amar Ma’ruf, mengatakan aksi pembentangan bendera raksasa ini menjadi agenda utama peringatan kemerdekaan tahun ini.
Baca juga: Daftar Nama 70 Anggota Paskibraka Pinrang 2026 Dikukuhkan Bupati Andi Irwan Hamid
Selain pembentangan bendera, panitia juga merangkaikan penanaman pohon secara simbolis di Bulu Paleteang.
"Kami melakukan pembentangan bendera raksasa yang berlokasi di Bulu Paleteang dan dirangkaikan dengan penanaman simbolis tumbuhan di Bulu Paleteang," kata Amar Maruf kepada Tribun-Timur.com, Minggu (16/8/2026).
Panitia mencatat bendera merah putih yang berhasil dibentangkan berukuran 100 meter.
Bendera raksasa yang membentang di puncak perbukitan tersebut memiliki lebar hingga sembilan meter.
"Kami membentangkan bendera merah putih yang memiliki panjang 100 dan lebar 9 meter," ujar alumni jurusan Hukum Institut Cokroaminoto Pinrang ini.
Amar Ma’ruf menyebutkan agenda besar ini lahir dari kolaborasi lintas organisasi yang ada di Kabupaten Pinrang.
Sebanyak lebih dari 30 lembaga terlibat aktif dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan di Bulu Paleteang.
Lembaga yang bergabung terdiri dari unsur masyarakat umum, organisasi mahasiswa, hingga kelompok pecinta alam.
Tim vertical rescue juga turut diterjunkan untuk mengawal proses pembentangan bendera di areal perbukitan tersebut.
"Jadi lembaga kolaborasi yang teman-teman adakan, ada 30 lembaga lebih," tutur Amar Maruf.
Estimasi jumlah peserta yang hadir memadati lokasi kegiatan diperkirakan mencapai lebih dari 100 orang.
Amar Ma’ruf menjelaskan konsep pelaksanaan kegiatan pada tahun ini mengalami perubahan mendasar dibanding tahun sebelumnya.
Pada penyelenggaraan sebelumnya, panitia memusatkan awal seluruh rangkaian kegiatan dari area lapangan terbuka.
Perubahan konsep acara tahun ini diharapkan dapat menjadi pendorong utama semangat kepemudaan di Kabupaten Pinrang.
Salah satu inovasi baru yang dihadirkan panitia yakni penyelenggaraan forum dialog kepemudaan secara khusus.
Dialog kepemudaan tersebut dirancang untuk membahas berbagai isu krusial yang tengah dihadapi daerah setempat.
Fokus utama pembahasan dialog yakni menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan hidup.
Selain isu lingkungan, forum ini juga mengupas tuntas strategi dorongan pengembangan sektor ekonomi kreatif warga.
Panitia berharap gagasan yang lahir dari dialog tersebut mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan masyarakat Pinrang.
Rangkaian kegiatan pembentangan bendera hingga penanaman pohon ini pun berjalan lancar serta mendapat antusiasme tinggi.
Laporan wartawan Tribun-Timur.com/Moh Faizal Lupphy S.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.