Jakarta (ANTARA) - Pelatih Bogor Hornbills Cesar Camara mengatakan kurangnya fokus saat dua menit terakhir melawan Pelita Jaya Jakarta dalam pertandingan pertama final IBL 2026, di GMSB, Jakarta, Jumat, akan menjadi evaluasi bagi tim asal Kabupaten Bogor tersebut.
Menurut dia, kekeliruan itu mengakibatkan lawan menang 90-87 lewat babak tambahan (overtime), sekaligus unggul 1-0 dalam seri final berformat best-of-five.
"Kami harus menemukan cara yang lebih bagus untuk menutup pertandingan karena kesempatan untuk menang sebenarnya ada sampai menit-menit terakhir, kuarter keempat" kata Camara seusai pertandingan.
Dia menjelaskan, detail permainan pada fase penentuan menjadi faktor yang membuat Hornbills gagal mencuri kemenangan dalam laga tersebut.
Lebih lanjut dia menjelaskan, timnya sebenarnya mampu menjalankan sebagian besar rencana permainan dan bersaing ketat hingga menit-menit terakhir.
Namun, beberapa keputusan serta eksekusi yang kurang maksimal pada penghujung laga membuat peluang meraih kemenangan lepas dari tangan mereka.
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan, timnya sempat berada dalam posisi yang memungkinkan untuk mengendalikan jalannya laga.
Namun, kontribusi pemain-pemain lokal Pelita Jaya pada momen krusial serta keberhasilan lawan memanfaatkan peluang di akhir pertandingan menjadi pembeda hasil akhir.
Bagi dia, pemain Hornbills perlu memperbaiki penyelesaian serangan dan pengambilan keputusan saat tekanan pertandingan meningkat.
Evaluasi tersebut, tambah dia, akan menjadi fokus utama untuk mempersiapkan diri menghadapi laga kedua final, di tempat yang sama, pada Minggu (21)/6).
Small forward Bogor Hornbills Muhammad Fhirdan Guntara menyatakan para pemain sebenarnya sudah memahami pola permainan Pelita Jaya dan mampu mengimbangi permainan lawan selama sebagian besar pertandingan.
Namun akibat kesalahan-kesalahan kecil yang terjadi pada saat krusial, membuat tim harus menanggung akibatnya.
"Hal-hal kecil pada menit akhir pertandingan menjadi pelajaran penting, karena lawan mampu menghukum (mengambil keuntungan) dari setiap kesalahan yang kami buat," ujar dia.
Fhirdan optimistis timnya tidak akan larut dalam kesedihan pada laga itu.
Dalam laga pertama final tersebut, Bogor Hornbills berpeluang besar memenangi laga. Saat sisa waktu 2,5 menit pada kuarter keempat, mereka unggul sembilan poin lawan tuan rumah.
Namun, karena tidak tenang dan kurangnya fokus, membuat Pelita Jaya mampu menyamakan kedudukan, memaksa laga berlanjut ke babak tambahan, dan pada akhirnya memenangi laga.