Crash.net


Cal Crutchlow

GridOto.com - Meski sejauh ini hasil yang didapat belum maksimal, Cal Crutchlow yang ditugaskan jadi pengganti di tim LCR Honda mengaku puas dengan penampilannya.

Diketahui ia dipanggil untuk menggantikan Johann Zarco yang cedera usai terjatuh pada MotoGP Catalunya dan dijadwalkan menjalani operasi lutut dalam beberapa pekan ke depan.

Crutchlow sendiri sudah tidak lagi membalap penuh waktu sejak memutuskan pensiun pada akhir 2020.

Penampilan wildcard terakhirnya terjadi bersama Yamaha pada 2023.

Dalam tugasnya bersama LCR Honda, Crutchlow sudah tampil di Mugello dan Balaton Park, serta masih akan melanjutkan penampilannya di Brno dan Assen.

Dari empat balapan yang telah dijalani, ia tiga kali finis di posisi terakhir dan selalu memulai balapan dari barisan belakang.

Saat MotoGP Hungaria berlangsung, Crutchlow ditanya mengenai apa yang membuatnya tetap termotivasi dari satu sesi ke sesi lainnya.

"Motivasi? Saya tidak tahu. Sepanjang karier, saya selalu termotivasi untuk terus meningkatkan diri," kata Crutchlow melansir Crash.net.

Ia menjelaskan bahwa sejak dahulu dirinya tidak terlalu terobsesi dengan hasil akhir, selama merasa sudah memberikan kemampuan terbaiknya.

"Tentu saja saya ingin menang, bertarung di depan, atau setidaknya bersaing dengan pembalap teratas. Tapi kalau saya sudah mengerahkan 100 persen kemampuan saya, maka saya akan puas, meskipun hasilnya hanya posisi ke-15," ujarnya.

Menurut peraih tiga kemenangan MotoGP tersebut, pola pikir itu tidak berubah hingga sekarang.

"Kalaupun Marc Marquez menang dengan motor Honda dan saya finis ke-15, selama saya tahu sudah melakukan yang terbaik, saya tetap merasa puas," katanya.

"Itu juga yang saya rasakan sekarang. Saya tidak bisa melakukan lebih baik dari yang saya lakukan saat ini, jadi saya cukup senang setiap kali turun dari motor."

Crutchlow percaya performanya akan meningkat jika memiliki lebih banyak waktu dan kesempatan untuk mengendarai motor.

"Kalau saya sudah menempuh 7.000 km tahun ini, tentu semuanya akan jauh lebih mudah. Setiap kali mengendarai motor, Anda akan semakin berkembang."

"Anda akan lebih memahami motor, memiliki kecepatan menikung yang lebih baik, dan tidak perlu terlalu agresif saat membuka gas ketika keluar tikungan."

Ia mengibaratkan proses tersebut seperti pembalap yang baru pulih dari cedera atau seorang rookie yang masih beradaptasi.

"Ketika pembalap kembali dari cedera, awalnya mereka kesulitan. Namun semakin sering membalap, mereka akan semakin memahami motornya."

"Begitu juga dengan rookie. Awalnya mereka bisa tertinggal empat detik, tetapi seiring waktu mereka bisa menembus 10 besar. Jadi, saya melihat situasi ini dengan cara yang sama," tutup Crutchlow.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.