TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Patricio Matricardi berperan vital membawa Persib Bandung menjuarai Super League 2025/2026.
Ia menjadi pengawal utama pertahanan Pangeran Biru sepanjang musim lalu.
Hal itu tercermin dari kepercayaan pelatih Bojan Hodak yang melibatkan bek asal Argentina itu dalam hampir setiap pertandingan di liga.
Matricardi tampil dalam 31 laga dari total 34 laga Persib Bandung sepanjang kompetisi musim lalu.
Jumlah penampilannya merupakan yang terbanyak di antara bek tengah Pangeran Biru, dibandingkan dengan Federico Barba (28 penampilan) dan Julio Cesar (26 penampilan).
Dari 31 laganya, Patricio Matricardi 29 kali menjadi starter atau masuk susunan pemain utama.
Ia hanya absen karena cedera dan sanksi akumulasi kartu.
Baca juga: Umuh Ungkap Persib Bandung Masih Hitung-hitungan, Banyak Pemain yang Akan Dipertahankan?
Tak heran, pemain berusia 32 tahun tersebut menjadi pemain kedua yang membukukan menit pemain terbanyak di skuat Maung Bandung musim lalu.
Total, ia membukukan 2.637 menit bermain, hanya kalah dari kiper Teja Paku Alam mengumpulkan 2.790 ment bermain.
Statistik Patricio Matricardi tidak hanya bagus di level klub, melainkan juga di Super League.
Namanya muncul di urutan kelima lima daftar ‘raja duel udara’ liga. Ia memenangkan 75 sundulan.
Di urutan teratas, ada nama pemain Persijap Jepara, Diogo Araujo Brito, yang mampu memenangkan 102 duel udara.
Selain itu, Patricio Matricardi masuk 10 besar daftar pemilik sapuan (clearance) di Super League musim lalu.
Performa bek kelahiran 7 Januari 1994 membantu Persib Bandung menjadi klub dengan pertahanan terbaik, hanya 22 kebobolan.
Matricardi tak hanya jago bertahan, ia juga mampu membantu penyerangan hingga mencetak dua gol dan dua asis.
Baca juga: Agenda Pemain Persib di FIFA Matchday Juni 2026, Bobotoh yang Rindu Bisa Nonton
Bahkan, dua golnya hadir pada masa-masa krusial. Uniknya, kedua gol tersebut bersarang di gawang timnya sama, PSIM Yogyakarta.
Gol pertamanya menyelamatkan Persib Bandung dari kekalahan di markas PSIM di Stadion Mandala Krida, 24 Agustus 2025.
Ketika itu, tuan rumah sempat unggul berkat gol penalti Ze Valente pada menit ke-64.
Tujuh menit berselang, Persib Bandung mendapat hadiah penalti, tetapi eksekusi Ramon Tangue dari titik putih gagal menyamakan skor.
Pada menit ke-90+6, Patricio Matricardi menyamakan skor setelah menuntaskan asis Tangue. Sebelas menit kemudian, Marc Klok gagal mengeksekusi penalti. Laga itu berakhir seri 1-1.
Pada 4 Mei 2026, Pangeran Biru gantian menjamu PSIM di Stadion GBLA. Itu merupakan pertandingan keempat menuju akhir kompetisi.
Persib membutuhkan poin penuh untuk menjaga asa juara. Tuan rumah sempat diprediksi menang mudah apalagi sebelumnya melibas Bhayangkara FC, 4-2.
Matricardi memberikan harapan berkat gol sundulan pada menit ke-2. Ia menuntaskan umpan sepak pojok Thom Haye.
Ternyata, gol itu menjadi satu-satunya hingga pertandingan berakhir. Gol tunggal Matricardi membuahkan tiga poin krusial bagi Persib untuk tetap berada di jalur persaingan gelar.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.