BOLASPORT.COM - Kehadiran bek muda Mathew Baker dalam skuad timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni sempat mengundang perhatian.
Di usianya yang masih 17 tahun, Mathew Baker mendapat kesempatan berlatih bersama para pemain senior dan sejumlah bintang diaspora yang menjadi andalan Garuda.
Kini, namanya masuk ke dalam 23 pemain timnas Indonesia untuk melawan Oman dan Mozambik pada 5 dan 9 Juni 2026.
Dua laga itu digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.
Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan pemanggilan Mathew Baker bukan keputusan yang datang secara tiba-tiba.
Pemain berdarah Australia tersebut merupakan bagian dari program khusus yang tengah dijalankan tim pelatih untuk mempercepat perkembangan talenta-talenta terbaik Indonesia.
John Herdman menjelaskan timnas Indonesia saat ini memiliki strategi yang disebut sebagai strategi akselerasi.
Yaitu program yang dirancang untuk memberikan pengalaman lebih cepat kepada pemain-pemain muda yang dinilai memiliki potensi besar untuk masa depan.
Menurutnya, Mathew Baker berhasil menunjukkan kualitas yang dibutuhkan saat mengikuti pemusatan latihan pada Mei lalu.
Penampilan, karakter, dan profil permainannya dinilai sesuai dengan kebutuhan tim nasional dalam jangka panjang.
"Kami memiliki strategi akselerasi untuk mempercepat perkembangan pemain muda yang memiliki indikator dan profil yang sesuai dengan kebutuhan tim nasional."
"Mathew Baker menunjukkan hal itu saat mengikuti pemusatan latihan sebelumnya."
"Kami sangat terkesan dengan apa yang kami lihat," kata John Herdman kepada awak media termasuk BolaSport.com.
Pelatih asal Inggris tersebut percaya semakin cepat seorang pemain muda merasakan atmosfer sepak bola internasional, semakin besar pula peluangnya untuk berkembang ke level yang lebih tinggi.
John Herdman bahkan mencontohkan beberapa pemain yang pernah ia tangani di Kanada, seperti Jonathan David dan Liam Millar.
Keduanya mendapatkan kesempatan lebih awal di tim nasional sebelum akhirnya berkembang dan berkarier di level yang lebih tinggi.
Pengalaman itulah yang kini ingin diterapkan kepada Mathew Baker.
"Semakin muda anda memulai karier internasional, semakin besar peluang untuk melompat ke tahap berikutnya dalam karier anda," ujar John Herdman.
Lebih dari sekadar masuk skuad, Mathew Baker juga mendapatkan kesempatan berharga untuk belajar langsung dari para pemain senior.
Selama pemusatan latihan, ia bahkan mendapat pendampingan dari Kevin Diks yang membimbingnya memahami tuntutan sepak bola level internasional.
Bagi John Herdman, pengalaman berlatih bersama pemain yang memiliki jam terbang tinggi akan menjadi bekal penting bagi perkembangan Mathew Baker, baik untuk kariernya di tim nasional maupun di level klub.
"Kevin Diks membimbingnya minggu ini."
"Dia mendapat kesempatan belajar dari pemain yang memiliki pengalaman bermain di level tinggi dan internasional," ucap John Herdman.
Meski demikian, John Herdman mengingatkan perjalanan pemain Melbourne City itu masih sangat panjang.
Pemanggilan ini bukan berarti ia sudah mencapai puncak potensinya, melainkan langkah awal untuk membentuk pemain yang lebih matang di masa depan.
John Herdman mengaku puas dengan sikap dan mentalitas yang ditunjukkan Mathew Baker selama mengikuti latihan bersama tim senior.
Ia mampu beradaptasi dengan baik dan tidak terlihat canggung meski berada di tengah pemain-pemain yang lebih berpengalaman.
"Tugas pertamanya adalah mencapai standar yang ada di sini."
"Dia memulai pemusatan latihan dengan sangat baik, memiliki sikap yang luar biasa, tetapi dia masih sangat muda dan perjalanannya masih panjang," kata John Herdman.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.