TRIBUNMANADO.CO.ID - Alkitab berisi banyak sekali petunjuk kehidupan yang harus kita pelajari.

Pelajaran yang ditinggalkan oleh Tuhan Yesus.

Berikut renungan harian Kristen berjudul dosamu sudah diampuni.

Baca juga: Renungan Harian Kristen 1 Korintus 1:1-3, Identitasmu Panggilanmu

Ditulis oleh Jerry Tamburian dalam moment of inspiration LPMI.

Firman Tuhan dalam Lukas 7:36-50

Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni. Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: "Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!” Lukas 7: 48, 50.

Psikolog, yang telah membahas dan menganalisis jiwa manusia dari sudut pandang psikis, tidak sampai menyentuh masalah dosa dalam pribadi manusia, apalagi bicara tentang pengampunan dosa. 

Mengapa?

Karena itu adalah rana rohani, hubungan antara manusia dan Allah, dimana hanya Allah yang sanggup berurusan dengan dosa manusia itu sendiri.

Dan dalam perikop kita hari ini, Lukas menceritakan bagaimana Yesus mengampuni dosa seorang perempuan yang terkenal sebagai orang berdosa di kota itu. 

Pernyataan Yesus tentang "Dosamu sudah diampuni, " kembali menunjukkan kepada kita bahwa Ia adalah Allah. 

Karena hanya Allah saja yang dapat mengampuni dosa manusia. 

Hal ini mengingatkan kita bahwa sebesar apapun dosa kita, jika kita dengan iman datang kepada Tuhan Yesus, percaya kepada-Nya dan mengakui dosa- dosa kita dengan tulus dan jujur, maka Ia menghargai ketulusan kita dan mengampuni dosa kita dan menjadikan kita anak-anakNya. 

Sama seperti perempuan berdosa dalam bacaan kita, yang dengan iman yang tulus dan rendah hati datang kepada Yesus memohon belas kasihan Tuhan atasnya. 

Yesus menghargai iman yang demikian. 

Karena itu dalam ayat 50, Yesus berkata kepada perempuan itu: "Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat."

Yesus tidak hanya mengampuni dosa kita, Ia juga ingin agar kita menikmati persekutuan yang indah bersama Dia hari lepas hari. 

Hal inilah yang dialami oleh perempuan yang berdosa dalam bacaan kita. 

Beban dan keterikatan pada dosa dilepaskan dan diganti oleh sukacitanya dan damai sejahtera yang luar biasa. 

Dia menikmati persekutuan yang indah dengan Tuhan, yang sebelumnya ia tidak pernah alami dan rasakan. 

Dan hal ini dapat terjadi karena ia mengambil prakasa untuk bertemu dengan Yesus mengakui dosa-dosanya dengan tulus.

Bagaimana dengan kita?

Apakah kita masih diperbudak oleh dosa? 

Apakah kita masih mempertahankan dosa dalam hidup kita sehingga kita tidak dapat menikmati persekutuan dengan Tuhan? 

Apakah bersekutu dengan Tuhan melalui doa, membaca firman-Nya dan ketaatan pada perintah-Nya masih menjadi bagian hidup kita setiap hari? 

Howard Hendricks pernah berkata, “ada dua kemungkinan; firman Allah dapat menjauhkan anda dari dosa, atau dosa dapat menjauhkan anda dari firman Allah.” 

Pilih yang mana?

Mari kita ambil prakarsa datang kepada Tuhan dengan iman, mengaku dosa dengan jujur dan tulus. 

Percaya kepada Tuhan dan menyerahkan hidup kita dikuasai oleh Tuhan. 

Ijinkan Tuhan memimpin hidup kita hari lepas hari.

Inspirasi: Sukacita dan pengalaman terbesar dalam hidup kita adalah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita secara pribadi serta menerima pengampunan-Nya.

Kita mengijinkan Dia memimpin hidup kita dalam ketaaatan kita kepada-Nya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.