SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS – Seorang petani karet bernama Junaidi, warga Dusun Kertayasa, Desa Ciptodadi I, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas, berhasil selamat dari serangan brutal seekor beruang setelah nekat berpura-pura mati.

Peristiwa mengerikan yang nyaris merenggut nyawa pria tersebut terjadi pada Minggu (17/5/2026) siang sekira pukul 11.00 WIB, saat korban sedang menyadap karet di kebun miliknya. 

Akibat serangan itu, Junaidi mengalami luka robek serius di sekujur tubuh, meliputi bagian kepala, tangan, kaki, bahu, dan punggung.

Adik kandung korban, Mulyadi, menceritakan bahwa serangan tersebut datang secara tiba-tiba dari arah belakang. 

Baca juga: Petani di Musi Rawas Luka Parah Diserang Beruang, Polisi Temukan Bekas Cakaran di Pohon Karet

Pada awalnya, sang kakak tidak menyadari bahwa hewan yang menerkamnya adalah seekor beruang.

"Posisi dia lagi motong (nyadap) karet, kemudian tiba-tiba langsung diserang. Katanya dikira singkuk (sejenis monyet)," ujar Mulyadi saat ditemui di RSUD dr. Sobirin, Senin (18/5/2026).

Mulyadi melanjutkan, korban sempat berupaya melakukan perlawanan. 

Namun, tindakan tersebut justru membuat hewan buas itu semakin beringas dan menyerang secara brutal. 

Menyadari posisinya terdesak dan nyawanya terancam, korban langsung mengambil inisiatif untuk tiarap dan berpura-pura mati.

"Korban bisa selamat karena dia pura-pura mati dengan posisi tengkurap untuk menghindari serangan di bagian perut. Itulah mengapa korban mengalami luka parah di punggungnya," jelas Mulyadi. 

Siasat tersebut berhasil membuat sang beruang kehilangan ketertarikan dan langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian.

Teriakan minta tolong korban sempat terdengar oleh warga sekitar yang juga sedang beraktivitas di kebun. 

Saat dihampiri, warga mendapati Junaidi sudah terkapar lemas di tanah dengan kondisi bersimbah darah.

Warga segera mengevakuasi korban ke bidan desa setempat dan Puskesmas Ciptodadi untuk mendapatkan pertolongan pertama, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD dr. Sobirin guna menjalani perawatan medis intensif akibat luka-luka dalam yang dideritanya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.