TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - Anggota DPD RI Mamberob Rumakiek mendorong pelaksanaan Turnamen Futsal Putra Komunitas Anak Jalanan di Kabupaten Sorong sebagai wadah pembinaan generasi muda sekaligus mengubah stigma negatif terhadap komunitas anak jalanan.

Turnamen tersebut direncanakan berlangsung mulai 20 hingga 31 Mei 2026 dan akan diikuti 32 tim khusus dari wilayah Kabupaten Sorong.

Baca juga: Aksi Kemanusiaan Mamberob Rumakiek: Bantu Bayi Juan yang Butuh Rujukan ke RS Wahidin Makassar

Mamberob yang juga pembina mengatakan, komunitas anak jalanan saat ini tengah berupaya membangun citra baru melalui berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.

“Teman-teman komunitas anak jalanan sudah melakukan berbagai kegiatan sosial dan konsolidasi organisasi untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap keberadaan mereka,” ujarnya.

Menurutnya, olahraga menjadi salah satu sarana efektif untuk membina karakter generasi muda sekaligus menjauhkan mereka dari pengaruh negatif seperti kriminalitas, minuman keras, dan tindakan melanggar hukum lainnya.

“Melalui futsal ini kami ingin memupuk bakat dan minat generasi muda, sekaligus mengarahkan mereka pada kegiatan yang positif,” katanya.

Baca juga: Senator Mamberob Rumakiek Serap Aspirasi Petani Milenial Sorong Sambil Buka Puasa Bersama

Ia menjelaskan, komunitas tersebut kini tengah membangun organisasi berbadan hukum dan terus aktif menggelar kegiatan sosial, keagamaan, hingga kunjungan kemanusiaan ke lembaga pemasyarakatan di Sorong dan Teminabuan.

Kehadiran komunitas anak jalanan saat ini ingin menunjukkan perubahan sikap dan semangat baru untuk hidup berdampingan secara damai di tengah masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kehidupan lama sudah ditinggalkan. Hari ini kami hadir dengan wajah baru, cara baru, dan visi baru untuk hidup lebih baik bersama masyarakat,” kata Mamberob.

Baca juga: Hadir di Dies Natalis Ke-76 GMKI, Mamberob Rumakiek: Saya Ada karena Organisasi Ini

Ketua Panitia Turnamen Futsal Putra Melkianus Assem mengatakan, pendaftaran peserta telah dibuka sejak 10 Mei dan akan ditutup pada 18 Mei 2026.

Technical meeting akan dilaksanakan pada 19 Mei dan pertandingan dimulai 20 Mei 2026,” ujarnya.

Ia menyebut pertandingan akan digelar di lapangan futsal Unimuda Sorong setelah panitia berkoordinasi dengan pihak kampus terkait penggunaan fasilitas.

Menurut Melkianus, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan membangun solidaritas antar generasi muda di Kabupaten Sorong.

“Kami berharap turnamen ini bisa mengurangi angka kriminalitas dan mempererat silaturahmi antar pemuda di Papua Barat Daya,” katanya. (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.