SajianSedap.com -Masak nasi yang benar masih menjadi perdebatan di tengah masyarakat.

Salah satunya adalah jenis air yang digunakan untuk masak nasi.

Apakah masak nasi dengan air dingin atau dengan air mendidih.

Padahal biasanya kita hanya memakai air dingin atau air biasa untuk memasak nasi.

Tapi adakah perbedaan hasil antara memasak nasi dengan air mendidih dan air dingin?

Agar tidak salah, mari kita cari tahu bedanya.

Simak baik-baik, ya!

Air Mendidih Membuat Nasi Cepat Matang

Air mendidih suhunya lebih tinggi daripada air dingin.

Untuk itu, jika memasak nasi menggunakan air mendidih pada rice cooker, nasi akan lebih cepat matang.

Ibaratnya, air tidak perlu dipanaskan lagi oleh rice cooker, sehingga mempercepat proses pematangan beras menjadi nasi.

Cara ini disarankan untuk kita yang sedang terburu-buru untuk memasak nasi.

Soalnya, memasak nasi dengan air mendidih bisa lebih cepat jika dibandingkan dengan air dingin.

Namun selain itu, tidak ada perbedaan yang berarti pada nasi.

Kalau ada yang bilang nasi akan lebih enak dan tahan lama dengan menggunakan air mendidih, itu belum tentu benar.

Air mendidih pun tidak membuat nasi menjadi lebih tahan lama.

Selain itu, Jangan khawatir juga air mendidih akan merusak lapisan antilengket pada panci rice cooker.

Lapisan antilengket akan tetap aman asal air mendidih dituang setelah beras siap di dalam panci rice cooker.

Air Dingin atau Biasa

Memasak nasi dengan air dingin memerlukan waktu lebih lama karena rice cooker harus memanaskan air terlebih dahulu.

Nah, jadi kini kita sudah tahu apa bedanya memasak nasi menggunakan air mendidih dan air dingin.

Keduanya boleh dipakai untuk memasak, hanya tinggal disesuaikan dengan waktu yang kita punya.

4 Kesalahan Ketika Memasak Nasi

Namun, masih ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan ketika kita memasak sampai menyimpan nasi agar tidak mudah basi.

1. Memberikan Terlalu Sedikit atau Terlalu Banyak Air

Ketika memasak nasi, yang Kita harapkan adalah beras yang mengembang sempurna menjadi nasi yang pulen.

Namun seringkali kita memberikan air terlalu sedikit sehingga nasi menjadi keras, atau malah menjadi lembek karena airnya terlalu banyak.

Jika menggunakan jenis beras baru yang belum pernah gunakan sebelumnya, masaklah 1/2 cup beras dengan 1/2 cup air.

Sedangkan untuk beras merah, masaklah 1/2 cup beras merah dengan 1 1/4 cup air.

2. Memasak Beras Merah Seperti Beras Putih

Beras merah butuh tambahan air 1/4 sampai 1/2 cup per cup beras agar tidak keras.

3.Menutup nasi terlalu lama setelah matang

Uap panas yang terkurung membuat nasi menjadi lembek.

Biarkan tertutup selama 10 menit, lalu ratakan dengan garpu agar uap keluar dan nasi lebih pulen.

4.Terlalu sering mengaduk nasi saat memasak

Mengaduk sering memicu pati aktif sehingga nasi menjadi lengket, berair, dan cepat lembek.

Sekarang Kamu sudah tahu cara memasak nasi yang benar dan perbedaan air dingin dan air mendidih.

Jadi, bisa sesuaikan dengan kebutuhan dan waktu.

Selamat mencoba, Sase lovers!

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.