MEDAN, TRIBUN - Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Medan menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir Elite yang akan digelar di Kabupaten Karo pada 8–12 April 2026. Tak tanggung-tanggung, Pertina Medan mengirimkan skuad penuh berisikan 16 atlet terbaiknya untuk tampil di ajang tersebut.
Keikutsertaan dengan kekuatan penuh ini bukan tanpa alasan. Selain membidik prestasi, Kejurda ini juga menjadi bagian penting dari persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Utara 2026.
Ketua Umum Pertina Medan, Adol Frian Rumaijuk, menegaskan bahwa pihaknya memasang target tinggi dalam kejuaraan tersebut. Ia berharap para atlet mampu memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama Kota Medan. “Kita mengirimkan full tim dengan 16 atlet. Target kita tentu harus bisa memberikan yang terbaik untuk Kota Medan. Minimal kita bidik tujuh medali emas, ditambah perak dan perunggu, total minimal 10 medali. Itu sudah sangat luar biasa,” ujar Adol kepada Tribun Medan, Kamis (9/4).
Menurut Adol, persaingan di Kejurda kali ini dipastikan berlangsung ketat. Pasalnya, hampir seluruh daerah menjadikan ajang ini sebagai tolok ukur kekuatan menjelang Porprov 2026. Dengan kata lain, para atlet yang turun merupakan gambaran kekuatan masing-masing daerah di masa mendatang.
Tak hanya itu, Kejurda kali ini juga menghadirkan warna berbeda dengan keikutsertaan petinju dari luar negeri, yakni Penang dan Singapura, yang turut memperebutkan medali. “Persaingan tentu berat karena ini bagian dari persiapan Porprov 2026. Selain itu, ada juga penantang dari Penang dan Singapura. Jadi kita realistis dengan target yang sudah ditetapkan,” jelasnya.
Adol juga memetakan sejumlah daerah yang berpotensi menjadi pesaing utama Medan dalam perebutan gelar juara umum. Di antaranya Labuhanbatu yang juga mengirimkan skuad penuh, serta Binjai dan Labuhanbatu Utara yang dinilai memiliki petinju-petinju matang.
Selain itu, Kabupaten Asahan juga disebut sebagai kekuatan baru yang patut diwaspadai, mengingat performa mereka yang terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir. “Kalau melihat peta persaingan, Labuhanbatu menjadi pesaing kuat karena mereka juga turun dengan kekuatan penuh. Binjai dan Labuhanbatu Utara juga patut diperhitungkan. Asahan belakangan ini juga cukup kuat,” katanya.
Baca juga: Batubara United dan Binjai City tak Terbendung, Empat Tim ke Semifinal Liga 4 Sumut
Meski demikian, Adol tetap optimistis kontingen Medan mampu bersaing dan bahkan merebut gelar juara umum. Ia pun berpesan kepada seluruh atlet untuk tampil maksimal, sekaligus menjaga kondisi agar terhindar dari cedera.
“Saya minta atlet menunjukkan performa terbaiknya. Tapi yang paling penting tetap mengutamakan pembinaan jangka panjang. Harus bisa mengantisipasi cedera atau hal-hal yang bisa mengganggu karier mereka,” pungkasnya.
Dengan komposisi atlet yang lengkap dan target yang jelas, Pertina Medan diharapkan mampu menjadi salah satu kekuatan dominan dalam Kejurda Tinju Amatir Elite 2026 di Kabupaten Karo. (cr29/Tribun-Medan.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.