TRIBUNSHOPPING.COM - Kain jumputan merupakan salah satu warisan tekstil khas Indonesia yang memiliki keindahan pada motif dan warnanya.
Jumputan sendiri adalah teknik pewarnaan kain tradisional dengan cara mengikat atau menjumput bagian tertentu sebelum dicelup warna, sehingga menghasilkan motif unik.
Teknik pewarnaan yang unik membuat kain ini terlihat artistik sekaligus bernilai tinggi.
Tetapi, di balik keindahannya, kain jumputan juga membutuhkan perawatan khusus agar warnanya tetap awet dan tidak cepat pudar.
Banyak orang sering mengeluhkan warna kain jumputan yang cepat memudar setelah beberapa kali pencucian.
Baca juga: Patut Dicoba, Ini 7 Bahan yang Ampuh Hilangkan Noda Jamur di Pakaian
Padahal, hal ini biasanya bukan karena kualitas kainnya yang buruk, melainkan karena cara perawatan yang kurang tepat.
Dengan perawatan yang benar, kain jumputan bisa tetap cerah dan indah meski sudah digunakan dalam waktu lama.
Menariknya, merawat kain jumputan sebenarnya tidak sulit.
Kamu hanya perlu memahami beberapa langkah dasar yang sederhana namun sangat berpengaruh terhadap ketahanan warna kain.
Mulai dari cara mencuci, menjemur, hingga menyimpannya, semua perlu diperhatikan dengan baik.
Baca juga: 4 Rekomendasi Setelan Batik Wanita dari Cenderaloka, Desain Cantik
1. Cuci dengan Tangan, Hindari Mesin Cuci
Cara paling aman untuk menjaga warna kain jumputan adalah dengan mencucinya secara manual menggunakan tangan.
Mesin cuci memang praktis, tetapi putaran yang kuat bisa merusak serat kain dan membuat warna cepat luntur.
Saat mencuci dengan tangan, gunakan tekanan lembut dan hindari mengucek terlalu keras.
Cukup rendam dan gosok perlahan pada bagian yang kotor. Cara ini membantu mempertahankan warna sekaligus menjaga tekstur kain tetap halus.
Baca juga: 4 Rekomendasi Toples Cenderaloka Estetik, Wadah Kue Lebaran dan Dekorasi Meja
2. Gunakan Deterjen yang Lembut
Pemilihan deterjen sangat berpengaruh terhadap ketahanan warna kain jumputan.
Hindari deterjen yang mengandung bahan kimia keras seperti pemutih atau zat pembersih kuat.
Sebaiknya gunakan deterjen khusus pakaian berwarna atau deterjen bayi yang lebih lembut. Alternatif lainnya, kamu juga bisa menggunakan sabun cair alami agar warna kain tetap terjaga dan tidak cepat pudar.
3. Jangan Direndam Terlalu Lama
Merendam kain jumputan terlalu lama bisa membuat warna ikut larut dalam air. Idealnya, cukup rendam selama 10–15 menit saja, terutama jika kain tidak terlalu kotor.
Jika direndam terlalu lama, zat pewarna bisa keluar dan menyebabkan warna terlihat kusam.
Selain itu, air rendaman yang terlalu lama juga bisa membuat warna menjadi tidak merata.
Baca juga: 6 Rekomendasi Kemeja Batik Lengan Pendek Pria dari Cenderaloka, Bisa untuk Ngantor
4. Pisahkan dari Pakaian Lain
Saat mencuci kain jumputan, sebaiknya pisahkan dari pakaian lain, terutama yang berwarna terang.
Hal ini penting untuk mencegah warna luntur yang bisa menempel pada pakaian lain.
Selain itu, mencuci secara terpisah juga membantu menjaga warna asli kain jumputan agar tidak tercampur atau berubah akibat gesekan dengan kain lain.
5. Hindari Penggunaan Pemutih
Pemutih adalah musuh utama kain berwarna, termasuk kain jumputan.
Kandungan bahan kimia dalam pemutih dapat merusak pigmen warna dan membuat kain terlihat pudar bahkan belang.
Jika ingin menghilangkan noda, gunakan cara alami seperti air hangat atau sabun lembut. Hindari penggunaan bahan kimia keras agar warna tetap awet.
Baca juga: 7 Rekomendasi Bucket Hat Bolak-Balik Batik Bali dari Cenderaloka
6. Jangan Diperas Terlalu Kuat
Setelah dicuci, hindari memeras kain jumputan dengan cara dipelintir terlalu kuat.
Hal ini bisa merusak serat kain dan mempercepat pudar pada bagian tertentu.
Cukup tekan perlahan untuk mengurangi air, atau gulung kain dengan handuk kering untuk menyerap sisa air. Cara ini lebih aman dan menjaga kualitas kain tetap baik.
7. Jemur di Tempat Teduh
Paparan sinar matahari langsung bisa menyebabkan warna kain jumputan memudar lebih cepat.
Oleh karena itu, sebaiknya jemur kain di tempat teduh yang memiliki sirkulasi udara baik.
Jika harus dijemur di luar, balik kain (bagian dalam di luar) agar warna utama tidak langsung terkena sinar matahari. Cara ini cukup efektif untuk menjaga warna tetap cerah.
Baca juga: 10 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan jika Ingin Pakaian Ecoprint Awet
8. Setrika dengan Suhu Rendah
Saat menyetrika kain jumputan, gunakan suhu rendah hingga sedang.
Suhu yang terlalu panas bisa merusak serat kain sekaligus memengaruhi warna.
Sebaiknya setrika kain dalam kondisi sedikit lembap atau gunakan alas kain di atasnya. Ini membantu menjaga warna tetap stabil dan tidak berubah akibat panas berlebih.
9. Simpan di Tempat Kering dan Tidak Lembap
Cara penyimpanan juga berpengaruh pada keawetan warna kain jumputan.
Simpan kain di tempat yang kering dan tidak lembap untuk menghindari jamur yang bisa merusak warna.
Gunakan lemari dengan sirkulasi udara yang baik, dan hindari menumpuk kain terlalu lama tanpa dibuka.
Kamu juga bisa menambahkan silica gel atau pewangi lemari untuk menjaga kondisi tetap kering.
Baca juga: 4 Rekomendasi Tas Batik Cenderaloka yang Cocok untuk Ngantor
10. Hindari Kontak dengan Parfum Langsung
Parfum atau bahan kimia lain seperti deodorant bisa memengaruhi warna kain jika terkena langsung.
Kandungan alkohol dalam parfum dapat menyebabkan noda atau perubahan warna.
Sebaiknya gunakan parfum sebelum mengenakan kain jumputan, dan pastikan sudah kering sebelum bersentuhan dengan kain.
Merawat kain jumputan agar warnanya tidak memudar sebenarnya tidak sulit, asalkan dilakukan dengan cara yang tepat. Kunci utamanya yaitu menghindari bahan kimia keras, mengurangi gesekan berlebih, dan menjaga kain dari paparan sinar matahari langsung.
Dengan mencuci secara lembut, menjemur di tempat teduh, serta menyimpan dengan benar, kain jumputan bisa tetap awet dan terlihat indah dalam jangka waktu lama.
Perawatan sederhana ini sangat penting untuk menjaga nilai estetika sekaligus kualitas kain.
Baca ulasan produk selengkapnya di aplikasi TribunX. Unduh melalui Play Store dan App Store.
(TribunShopping.com/Nina Yuniar)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.