Grid.ID – Sejak resmi dipersunting oleh pengusaha asal Malaysia, Mirzan Meer, pada Oktober 2024 lalu, kehidupan aktris Pevita Pearce kini terbagi di dua negara. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, bintang film Sri Asih ini pun membongkar sejumlah perbedaan unik tradisi Lebaran dan Ramadan yang ia temukan di Negeri Jiran.
Ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2026), Pevita menceritakan pengalamannya beradaptasi dengan budaya keluarga sang suami.
Tinggal di Malaysia membuat Pevita mengenal istilah-istilah yang berbeda dari tanah air. Jika di Indonesia istilah 'Ngabuburit' sangat populer untuk menunggu waktu berbuka, Pevita menyebut ada tradisi lain di Malaysia yang disebut dengan 'Moreh'.
"Satu lagi yang unik, kalau di Indonesia kita punya budaya namanya Ngabuburit nunggu buka puasa. Kalau di Malaysia itu namanya Moreh. Tapi Moreh itu setelah buka puasa atau setelah Tarawih. Jadi hangout semi-begadang makan bareng setelah makan utama," ungkap Pevita Pearce.
Tak hanya itu, istilah pulang kampung pun memiliki penyebutan berbeda.
"Kalau di sini kita bilangnya Mudik, kalau di Malaysia kita bilangnya Balik Kampung," tambahnya sembari tersenyum.
Rencana Lebaran Maraton di Tiga Lokasi
Lebaran tahun ini akan menjadi momen yang padat bagi Pevita. Ia berencana melakukan perjalanan "maraton" mulai dari Malaysia hingga ke Bali demi mengunjungi seluruh keluarga besarnya.
"Lebaran tahun ini aku bakal di Penang dulu barengan keluarga suami. Dan dari Penang nanti baru aku ke Jakarta, visit mamaku dan nenekku, dan setelah itu ke Bali untuk visit keluarga kakakku," jelasnya.
Terkait busana, Pevita mengaku akan mengikuti tradisi khas Melayu. Ia telah menyiapkan Baju Kurung untuk dirinya, sementara sang suami akan mengenakan Baju Melayu lengkap dengan kain songket.
"Tahun-tahun kemarin biasanya kembaran warna," imbuhnya.
Sosok Suami Pevita Pearce: Mirzan Meer
Keterikatan Pevita dengan tradisi Malaysia memang tak lepas dari sosok sang suami, Mirzan Meer. Pernikahan mereka pada 20 Oktober 2024 sempat mencuri perhatian publik karena digelar secara tertutup dan elegan di Kuala Lumpur.
Mirzan Meer dikenal sebagai pengusaha sukses dan putra dari konglomerat perhiasan ternama di Malaysia, Dato' Sri Meer Sadik Habib. Mirzan menjabat sebagai Direktur Eksekutif di Time Zone, perusahaan yang mendistribusikan jam tangan mewah. Selain itu, ia juga mengelola bisnis gaya hidup dan kuliner, termasuk jenama kopi Peep Coffee.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.