Tukang bentor pria inisial WA (45) meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit usai ditikam rekannya, inisial SA, di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (10/3/2026).
Korban meninggal dunia di RSUD Hajja Andi Depu, Polman, sekitar pukul 07.00 Wita pagi tadi, setelah mendapatkan perawatan medis selama dua hari atas luka tikaman pada bagian perut.
WA ditikam rekannya sendiri karena senggolan bentor pada Minggu (8/3/2026) kemarin. Penganiayaan itu terjadi di Jl Kesadaran, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo.
Pelaku menikam korban sebanyak satu kali menggunakan parang hingga luka serius.
"Iya, korban meninggal," kata Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna kepada wartawan.
Jenazah korban disemayamkan di rumah duka di Desa Arjosari, Kecamatan Wonomulyo.
Sementara KBO Sat Reskrim Polres Polman, Iptu Iwan Rusman, menyebut pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.
Dia menyebut tersangka dapat dijerat menggunakan pasal 469 KUHP tentang penganiayaan yang direncanakan mengakibatkan korban meninggal dunia. Pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara.
"Nanti kita tambahkan pasal penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia, tentang penganiayaan yang direncanakan," kata Iwan Rusman.
Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna mengatakan pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Setelah menerima laporan, personel kami segera menuju TKP untuk melakukan penyelidikan awal, mengumpulkan bahan keterangan, serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” ujar Kapolsek.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, insiden bermula sekitar pukul 05.30 WITA di area Pasar Ikan Wonomulyo saat bentor milik korban dan pelaku bersenggolan. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.