Kasus campak kembali naik di Indonesia dan dunia, dan itu bikin banyak orang tua was-was.



Penyakit ini sebenarnya bisa dicegah lewat imunisasi, tapi jika vaksinasi turun, risiko kena campak otomatis ikut meningkat.



Dokter anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan bahwa salah satu penyebab melonjaknya kasus adalah masih kurang meratanya cakupan vaksinasi campak di masyarakat.



Karena itulah penting banget memahami gejala campak sedini mungkin supaya bisa cepat tanggap.



 



Gejala Campak yang Sering Muncul



Campak itu tidak sekadar demam biasa atau ruam biasa — gejalanya berkembang dalam beberapa tahap yang unik dan khas. Berikut ringkasannya:



1. Demam Tinggi dan Keluhan Mirip Flu



Awalnya, si kecil bisa mengalami demam tinggi yang cukup menggangu, disertai gejala yang mirip flu seperti batuk, hidung tersumbat (pilek), dan mata merah berair.



Ini disebut stadium prodromal yang biasanya berlangsung beberapa hari.



2. Ruam Khas Campak



Ramah-ramai yang sering bikin panik orang tua muncul setelah fase demam.



Ruam biasanya mulai dari area dekat rambut atau belakang telinga, lalu menyebar ke wajah, tubuh, lengan, hingga kaki.



Menariknya, ruam ini punya karakter yang berbeda dibanding penyakit kulit lain: warnanya cenderung menggelap kemudian berubah bersisik sebelum hilang.



3. Spot Koplik (Tanda Khusus di Mulut)



Sebelum ruam kulit muncul, dokter sering mencari tanda khas yang disebut Koplik’s spots: bintik-bintik kecil berwarna putih-abu pada bagian dalam pipi.



Ini adalah salah satu ciri khas campak yang jarang ditemukan pada penyakit lain.



 



Campak Bukan Sekadar Ruam dan Demam



Hanya melihat ruam merah dan demam tinggi saja sebenarnya belum cukup untuk memastikan itu campak, tapi kombinasi gejalanya harus diwaspadai.



Menurut dokter, campak bukan sekadar penyakit ringan — virusnya bisa menggerus vitamin A di tubuh, menyebabkan gangguan mata atau komplikasi serius lain seperti infeksi telinga, pneumonia, bahkan kerusakan permanen pada mata jika tidak tertangani dengan baik.



Tips Singkat untuk Orang Tua



1. Jangan panik dulu — tapi tetap waspada.



2. Tahu gejalanya mulai dari demam tinggi → batuk → mata merah → ruam kulit.



3. Periksa ke dokter segera jika curiga campak.



4. Pastikan jadwal imunisasi anak lengkap sesuai anjuran.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.