TRIBUNNEWS.COM - Inter Milan sukses meraih kemenangan penting 2-0 atas Lecce dalam laga giornata ke-26 Liga Italia, di Via del Mare, Minggu (22/2/2026).
Hasil ini menjadi respons positif Nerazzurri usai kekalahan 1-3 dari Bodo/Glimt di play-off Liga Champions yang juga membuat mereka kehilangan Lautaro Martinez karena cedera.
Sejak awal laga, Inter Milan langsung menekan. Marcus Thuram dan Federico Dimarco beberapa kali menciptakan peluang.
Kiper Lecce Wladimiro Falcone tampil sigap di bawah mistar gawang. Bahkan, satu tembakan Luis Henrique sempat dibersihkan di garis gawang.
Lecce mencoba bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik. Namun, solidnya pertahanan Inter membuat tuan rumah kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang babak pertama.
Sepanjang babak pertama, Lecce juga bermain cukup kuat dan membuat Inter juga kesulitan mencetak gol. Skor pun imbang 0-0 saat jeda.
Inter sempat mencetak gol lewat Dimarco di awal babak kedua, tetapi dianulir karena offside dalam prosesnya.
Inter yang tampil tanpa sejumlah pemain inti seperti Hakan Calhanoglu dan Nicolò Barella yang absen karena skorsing, tetap tampil dominan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-75. Berawal dari sepak pojok Dimarco, bola liar jatuh ke kaki Henrikh Mkhitaryan yang tanpa kawalan langsung melepaskan setengah voli ke gawang. Inter unggul 1-0.
Tekanan Inter tak mengendur. Pada menit ke-82, kembali dari situasi bola mati Dimarco, Manuel Akanji menyundul bola ke pojok atas gawang untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Kemenangan ini menjaga Inter tetap dalam jalur persaingan papan atas Serie A, sekaligus memulihkan kepercayaan diri setelah terpukul di Eropa.
Bagi Dimarco, kontribusi assisnya di laga ini menandai catatan penting untuknya, seperti dicatatkan Opta Paolo.
Assistnya di gol ini membuat Dimarco menjadi bek pertama yang memberikan setidaknya satu assist dalam lima penampilan berturut-turut dalam 20 musim, sejak 2006/2007.
Selain itu, dua gol yang tercipta dari situasi sepak pojok ini juga menjadikan Inter Milan sebagai tim dengan gol terbanyak dari situasi tendangan corner di lima liga besar Eropa musim 2025-26.
Tim asuhan Cristian Chivu kini telah mencetak 15 gol dari situasi tersebut, termasuk dua gol dalam pertandingan hari ini melawan Lecce.
Kemenangan atas Lecce membuat Inter Milan kian kokoh di puncak, sekaligus menjauh dari AC Milan yang membuntuti di posisi runner up.
Inter Milan mengumpulkan 64 poin, kini berjarak 10 poin dari AC Milan meski masih bisa kembali terpangkas jadi tujuh poin jika menang melawan Parma.
Sementara Lecce yang sempat menahan imbang di babak pertama, kekalahan ini gagal membuat mereka beranjak dari papan bawah.
Lecce tetap dengan 24 poin, menempatkan mereka ke posisi 17 klasemen. Padahal jika mencuri satu poin saja mereka bisa naik ke posisi 15 untuk sementara waktu.




















(Tribunnews.com/Tio)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.